26 Anggota Wantimpres Dilantik: Ada Sinta Nuriyah, Quraish Shihab hingga Rocky Gerung

Jum'at, 02 Oktober 2026 17:59 WIB
 Tangkapan layar: Pengamat politik Rocky Gerung menandatangani berita acara usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026. (IDNVoice/YouTube Sekretariat Presiden)
Tangkapan layar: Pengamat politik Rocky Gerung menandatangani berita acara usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026. (IDNVoice/YouTube Sekretariat Presiden)

IDNVoice.com - Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026. Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang masuk dalam jajaran Wantimpres, termasuk Sinta Nuriyah, Muhammad Quraish Shihab, dan Rocky Gerung.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.

Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah pembacaan Keppres, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan yang diikuti para anggota Wantimpres.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan seluruhnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” bunyi sumpah yang dipandu Prabowo dan diikuti para pejabat yang dilantik.

Setelah pengucapan sumpah, para anggota Wantimpres satu per satu menandatangani berita acara pelantikan yang kemudian diikuti Presiden Prabowo.

Sinta Nuriyah, yang merupakan istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dikenal sebagai tokoh perempuan dan pejuang kemanusiaan yang aktif dalam pembelaan perempuan serta dialog lintas iman.

Sementara itu, Muhammad Quraish Shihab merupakan ulama dan cendekiawan Al-Qur’an. Ia pernah menjabat Menteri Agama pada 1998 serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir.

Adapun Rocky Gerung merupakan pengamat politik, akademikus, filsuf, dan intelektual publik Indonesia. Ketiganya kini bergabung bersama tokoh-tokoh lainnya dalam jajaran Wantimpres Presiden Prabowo.

Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua Wantimpres merangkap anggota. Pratikno sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Hatta Rajasa ditetapkan sebagai Wakil Ketua merangkap anggota. Ia merupakan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Sementara Muhammad Qodari ditetapkan sebagai Sekretaris merangkap anggota.

Anggota lainnya antara lain mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Agum Gumelar; pengusaha dan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung; mantan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Iskandar; serta mantan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf.

 Selanjutnya terdapat pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jusuf Wanandi; mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan; mantan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo; mantan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri; mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo; dan pengusaha Dato Sri Tahir.

Kemudian mantan Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan Ida Bagus Purwalaksana; pemimpin Persatuan Umat Budha Indonesia Philip Kuncoro Wijaya; tokoh agama Khonghucu Budi Tanuwibowo; mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman; mantan Duta Besar RI untuk Thailand Mohammad Hatta; pengusaha nasional Jusuf Hamka; pakar hukum tata negara Margarito; Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Jacky Manuputty; serta mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Susunan tersebut memperlihatkan Wantimpres periode baru diisi tokoh dengan latar belakang pemerintahan, politik, keagamaan, akademik, dunia usaha, hukum, hingga organisasi kemasyarakatan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid