IDNVoice.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meresmikan pembentukan organisasi kebencanaan Sinergi Aksi Peduli Bangsa (Sigap Bangsa) sebagai wadah baru untuk memperkuat peran masyarakat dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
Peresmian dilakukan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB.
Cak Imin mengatakan Sigap Bangsa dibentuk untuk menjadi organisasi yang mampu bergerak cepat dan efektif dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang kerap terjadi di Indonesia.
"Ada organisasi baru yang bernama Sigap Bangsa. Organisasi ini dibentuk untuk mengantisipasi sekaligus menjadi organisasi yang efektif dalam penanggulangan bencana," ujar Cak Imin dalam keterangannya pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Menurutnya, kehadiran Sigap Bangsa merupakan langkah baru PKB dalam memperluas keterlibatan masyarakat di bidang kebencanaan. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk terlibat langsung dalam upaya mitigasi maupun penanganan bencana.
"Kami berharap semakin banyak orang terlibat dalam penanggulangan bencana. Saya yakin, cara, teknik, dan strategi penanggulangan bencana di Indonesia akan semakin maju," katanya.
Lebih lanjut, Cak Imin menegaskan PKB akan terus mendorong lahirnya masyarakat yang tangguh menghadapi bencana melalui pendidikan, pelatihan, serta penguatan kapasitas relawan di berbagai daerah.
"PKB akan terus melibatkan masyarakat agar menjadi warga yang tangguh serta memiliki keterampilan dan kekuatan dalam menghadapi bencana," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Bidang Penanggulangan Bencana Marwan Dasopang mengatakan pembentukan Sigap Bangsa menjadi bukti bahwa peran PKB tidak hanya terbatas pada aktivitas politik, tetapi juga semakin luas dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan.
"Saat ini PKB tidak hanya tampil sebagai partai politik, tetapi juga hadir mengurus persoalan sosial kemasyarakatan. Peluncuran Sigap Bangsa ini sekaligus menjadi kado bagi Hari Lahir Ke-28 PKB," kata Marwan.
Dalam kesempatan yang sama, disebutkan bahwa Sigap Bangsa telah berhasil melatih 250 relawan tanggap bencana. Program pelatihan tersebut akan terus diperluas ke berbagai daerah untuk membangun jaringan relawan yang siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.
Melalui Sigap Bangsa, PKB berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana semakin kuat, sehingga mampu membangun budaya siaga bencana dan meningkatkan ketangguhan Indonesia menghadapi berbagai ancaman bencana.
Sebagai bagian dari rangkaian Harlah ke-28, PKB juga akan menggelar puncak perayaan pada 23 Juli 2026 di Jakarta. Dalam acara tersebut, PKB telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk hadir sekaligus memberikan sambutan. [DR]