Enam Negara Dipastikan Lolos ke Piala Dunia 2030, FIFA Gelar Turnamen Bersejarah di Tiga Benua

Selasa, 21 Juli 2026 20:35 WIB
Piala Dunia 2030 akan digelar di enam negara tuan rumah. (IDNVoice/AFP-Daniel Duarter)
Piala Dunia 2030 akan digelar di enam negara tuan rumah. (IDNVoice/AFP-Daniel Duarter)

IDNVoice.com - Enam negara dipastikan menjadi peserta putaran final Piala Dunia 2030 setelah resmi berstatus sebagai tuan rumah turnamen. Keenam negara tersebut adalah Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay yang otomatis lolos tanpa harus menjalani babak kualifikasi.

FIFA menetapkan Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama Piala Dunia 2030. Sementara itu, Uruguay, Argentina, dan Paraguay akan menjadi penyelenggara tiga pertandingan pembuka sebagai bagian dari perayaan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Piala Dunia 2030 dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni hingga 21 Juli 2030. Tiga laga pembuka akan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah Piala Dunia yang pertama kali diselenggarakan di Uruguay pada 1930.

Keputusan tersebut menjadikan Piala Dunia 2030 sebagai edisi pertama dalam sejarah yang digelar di tiga benua sekaligus, yakni Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan.

Pengumuman resmi tuan rumah dilakukan Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam Kongres Luar Biasa FIFA yang digelar secara virtual dan diikuti oleh 211 asosiasi anggota FIFA.

Uruguay mendapat kehormatan menjadi salah satu tuan rumah laga pembuka karena memiliki nilai historis sebagai penyelenggara sekaligus juara Piala Dunia pertama pada 1930 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4-2 di partai final.

Sebelumnya, Uruguay, Argentina, dan Paraguay mengajukan pencalonan bersama sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030. Namun, FIFA akhirnya menetapkan Maroko, Portugal, dan Spanyol sebagai tuan rumah utama, sementara tiga negara Amerika Selatan mendapat kesempatan menggelar pertandingan pembuka dalam rangka memperingati satu abad Piala Dunia.

Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut keputusan tersebut sebagai momen bersejarah bagi sepak bola dunia.

"Tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia selain menggelarnya di enam negara di tiga benua dengan melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan," ujar Infantino.

Selain itu, Infantino menilai penyelenggaraan lintas benua menjadi simbol persatuan di tengah situasi dunia yang penuh tantangan.

"Tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia selain menggelarnya di enam negara di tiga benua dengan melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan," ujar Infantino. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid