Golkar Siapkan Kader Muda Hadapi Perubahan Zaman, Adaptasi Kunci Tetap Relevan

Sabtu, 11 Juli 2026 10:40 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji (tengah) memberikan keterangan usai menghadiri Pembukaan Diklat Kader Muda Nasional PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Gelombang III Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AMPG di Jakarta, Jumat malam, 10 Juli 2026. (IDNVoice/Antara-Fianda Sjofjan Rassat)
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji (tengah) memberikan keterangan usai menghadiri Pembukaan Diklat Kader Muda Nasional PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Gelombang III Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AMPG di Jakarta, Jumat malam, 10 Juli 2026. (IDNVoice/Antara-Fianda Sjofjan Rassat)

IDNVoice.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menegaskan pentingnya regenerasi dan penguatan kapasitas kader muda agar mampu menghadapi dinamika politik serta perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat. Melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat) Kader Muda Nasional PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), partai berlambang pohon beringin itu ingin melahirkan generasi pemimpin yang adaptif, berkarakter, dan mampu menjawab persoalan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji usai membuka Diklat Kader Muda Nasional PP AMPG Gelombang III Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AMPG di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu dini hari.

Sarmuji menegaskan bahwa organisasi politik tidak bisa hanya mengandalkan pola-pola lama untuk menghadapi tantangan baru. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi faktor utama agar Partai Golkar tetap relevan di tengah perkembangan masyarakat.

"Apa yang kita lakukan kemarin belum tentu cocok dengan apa yang kita hadapi hari ini. Kemampuan untuk beradaptasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman adalah kunci agar kita tetap relevan dengan situasi sekarang," kata Sarmuji pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan diklat bukan sekadar memberikan wawasan politik kepada peserta, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan kemampuan menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Diklat ini bagi Partai Golkar sangat vital karena mempersiapkan anak-anak muda yang memiliki karakter sekaligus memiliki wawasan yang baik, mengerti persoalan, dan bisa menyelesaikan persoalan," ujarnya.

Menurut Sarmuji, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi Partai Golkar dalam menyiapkan kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan sekaligus mampu menjawab tantangan politik yang terus berkembang.

Sementara itu, Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan Rapimnas yang diikuti 36 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPG dari seluruh Indonesia. Forum tersebut menjadi momentum untuk menyatukan arah gerak organisasi setelah seluruh DPD Partai Golkar tingkat provinsi menyelesaikan musyawarah daerah.

Said mengungkapkan, pelaksanaan Rapimnas dan Diklat Kader Muda merupakan arahan langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji agar AMPG terus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas kader.

"Setelah ini kami akan melaksanakan diklat selama tiga hari, mulai besok sampai hari Minggu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kaderisasi AMPG di seluruh Indonesia," kata Said.

Ia menjelaskan, peserta diklat merupakan para Ketua AMPG tingkat provinsi yang baru terpilih melalui musyawarah daerah Partai Golkar. Karena itu, kegiatan difokuskan untuk menyamakan visi dan misi organisasi sehingga seluruh pengurus memiliki arah perjuangan yang sama.

"Kami ingin seluruh Ketua AMPG yang baru berjalan selaras dalam menggerakkan AMPG di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, hingga desa untuk memperkuat Partai Golkar ke depan," katanya.

Selain penguatan kaderisasi, AMPG juga menggelar gerakan penghijauan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Organisasi sayap Partai Golkar itu menargetkan penanaman 444.444 pohon secara nasional.

Sebagai langkah awal, penanaman simbolis 444 pohon beringin akan dilakukan di Jakarta dengan melibatkan seluruh peserta diklat. Menurut Said, angka tersebut dipilih sebagai simbol identitas Partai Golkar yang memiliki nomor urut empat.

Ia berharap gerakan penghijauan itu dapat diikuti seluruh kader Partai Golkar di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid