Kepala BNPPDT Inspeksi Pulau Miangas, Soroti Jalan Desa hingga Revitalisasi Sekolah

Jum'at, 23 Oktober 2026 10:28 WIB
Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menggelar inspeksi Pulau Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. (IDNVoice/BNPPDT)
Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menggelar inspeksi Pulau Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. (IDNVoice/BNPPDT)

IDNVoice.com - Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, untuk mengidentifikasi kebutuhan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di perbatasan Indonesia-Filipina. Inspeksi ini menjadi langkah awal pemerintah dalam mengevaluasi pembangunan di salah satu wilayah terdepan Indonesia.

Maruli mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung kondisi wilayah sekaligus mengevaluasi kebutuhan pembangunan yang masih harus ditangani.

"Sebenarnya, saya sudah berencana untuk datang ke sini untuk melihat, sekaligus mengevaluasi apa lagi yang mau dikerjakan," kata Maruli dalam keterangannya pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam inspeksi tersebut, Maruli mengunjungi Pos Pengamanan Perbatasan Miangas, SMP Nanusa Miangas, Titik Nol Pulau Miangas, serta Kantor Border Crossing Station (BCS). Peninjauan dilakukan untuk menghimpun berbagai persoalan di lapangan yang akan menjadi bahan kajian dalam penyusunan program pembangunan kawasan perbatasan.

Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi penyediaan infrastruktur dasar, seperti sumur bor dan jalan desa, serta revitalisasi sekolah. Selain pembangunan fisik, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga menjadi pertimbangan penting agar warga di perbatasan memperoleh akses yang lebih baik terhadap fasilitas dasar.

Maruli menjelaskan berbagai persoalan yang ditemukan selama inspeksi akan dibahas lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan pelaksanaan program pada tahun berikutnya.

"Saya kira ada beberapa hal yang mungkin nanti kita perlu diskusikan supaya semua program itu bisa berlanjut. Sementara ini, saya mengumpulkan apa kira-kira permasalahan-permasalahannya, nanti kita cari ide-ide apa yang bisa kita lakukan," ujarnya.

Ia menambahkan, peninjauan lapangan tidak hanya dilakukan di Pulau Miangas, tetapi juga akan dilanjutkan ke sejumlah kawasan perbatasan lainnya di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan pembangunan di berbagai wilayah, sehingga program BNPPDT dapat disusun berdasarkan kondisi nyata masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Maruli didampingi Sekretaris BNPPDT Makhruzi Rahman, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Nurdin, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Edi Nurhabad, serta Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat Topri Daeng Balaw.

Melalui inspeksi langsung tersebut, BNPPDT berupaya memastikan kebutuhan masyarakat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pembangunan kawasan perbatasan. Penyediaan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas layanan pendidikan diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan di beranda terdepan Indonesia. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid