Gerindra Evaluasi Kinerja Kabinet Prabowo, Sebut 42 Menteri dan Wamen Belum Optimal

Rabu, 21 Oktober 2026 10:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan anggota Kabinet Merah Putih dalam sesi foto bersama di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu, 20 Oktober 2024. (IDNVoice/Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto dan anggota Kabinet Merah Putih dalam sesi foto bersama di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu, 20 Oktober 2024. (IDNVoice/Istimewa)

IDNVoice.com – Partai Gerindra tengah mengevaluasi kinerja Kabinet Merah Putih setelah dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2026. Hasil evaluasi sementara menunjukkan sebanyak 42 menteri dan wakil menteri dinilai belum bekerja secara optimal berdasarkan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI).

Temuan tersebut diungkapkan Juru Bicara DPP Partai Gerindra, Kamrussamad, dalam agenda Debat Terbuka bertajuk "2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" Menakar Capaian, Tantangan, dan Arah Kebijakan Pemerintahan di Jakarta Selatan, Selasa.

"Kami sedang membedah satu-satu kinerja kementerian berdasarkan sektornya mereka. Data sementara menunjukkan ada 42 menteri dan wamennya tidak kerja berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang ada," ujar Kamrussamad pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, evaluasi tersebut dilakukan dengan menelaah kinerja kementerian berdasarkan sektor dan indikator yang telah ditetapkan. Untuk memastikan objektivitas serta memperdalam hasil kajian, Gerindra juga melibatkan sejumlah pakar ekonomi independen, termasuk ekonom senior.

Anggota Komisi XI DPR RI itu menegaskan, hasil evaluasi tersebut rencananya akan disampaikan secara resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dalam tiga tahun tersisa masa kepemimpinan Prabowo.

"Kami terus mengkaji dan melibatkan beberapa ekonom senior untuk mengkaji lebih mendalam. Dan kita akan menyampaikan hal ini kepada Presiden supaya 3 tahun terakhir bisa lebih produktif men-deliver melalui orang-orang yang memiliki kompetensi di dalam kabinet pemerintahan," katanya.

Menurut Kamrussamad, evaluasi kinerja kabinet menjadi bagian dari upaya mendorong pemerintahan yang lebih produktif dan mampu memenuhi target kebijakan. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat membantu Presiden menilai efektivitas jajaran kabinet berdasarkan kompetensi dan pencapaian kinerja.

Meski demikian, angka 42 menteri dan wakil menteri tersebut masih merupakan temuan sementara dari evaluasi internal Gerindra. Rincian nama pejabat maupun indikator penilaian yang digunakan belum dipaparkan dalam pernyataan tersebut. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid