Profil Nanik S. Deyang, Kepala BGN Baru yang Gantikan Dadan Hindayana

Rabu, 03 Juni 2026 12:24 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. (IDNVoice/DR)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. (IDNVoice/DR)

IDNVoice.com - Nanik Sudaryati Deyang atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S. Deyang merupakan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang dipercaya memimpin pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di bidang gizi, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 ini memiliki latar belakang sebagai wartawati, akademisi, sekaligus politikus yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemerintahan.

Nanik menempuh pendidikan tinggi di Universitas Jenderal Soedirman dan meraih gelar Sarjana Biologi. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Ilmu Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Bekal akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya yang mencakup bidang komunikasi, kebijakan publik, hingga pembangunan nasional.

Karier profesional Nanik dimulai di dunia jurnalistik. Ia mengawali kiprahnya sebagai wartawati di Tabloid Bangkit dan kemudian aktif di berbagai organisasi serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Pengalamannya di bidang media turut membentuk kemampuannya dalam membangun komunikasi publik dan menjembatani berbagai kepentingan strategis.

Nama Nanik mulai dikenal luas di panggung politik nasional ketika bergabung dalam barisan pendukung Prabowo Subianto. Pada Pemilihan Presiden 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Selain itu, ia juga aktif sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebuah organisasi yang mendukung berbagai program sosial dan kebangsaan.

Setelah Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden pada Pemilu 2024, Nanik memperoleh sejumlah amanah strategis di pemerintahan. Ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) untuk periode 2024-2029. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam perumusan dan pelaksanaan berbagai program yang bertujuan mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia.

Pada 12 Juni 2025, Nanik kembali mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Jabatan tersebut diembannya untuk memperkuat fungsi pengawasan, kepatuhan korporasi, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) di perusahaan energi milik negara tersebut.

Kariernya di bidang ketahanan pangan dan gizi nasional dimulai ketika pada 17 September 2025 ia ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Penunjukan itu sekaligus mengakhiri tugasnya sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Di BGN, Nanik berperan dalam memperkuat koordinasi dan pelaksanaan program-program peningkatan gizi masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Puncak kariernya di pemerintahan terjadi pada 2 Juni 2026 ketika Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Nanik memegang tanggung jawab penuh dalam memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dalam menjalankan tugasnya, Nanik didampingi oleh dua wakil kepala, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Di bawah kepemimpinannya, Badan Gizi Nasional diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid