IDNVoice.com – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Gorontalo bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Gorontalo memperkuat tata kelola keuangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui implementasi aplikasi AKSIS bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Implementasi Aplikasi AKSIS yang digelar secara hybrid pada 3 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan ketertiban pengelolaan keuangan SPPG sebagai bagian dari pelaksanaan program MBG.
Kepala KPPN Gorontalo, Deni Haryono, mengundang seluruh SPPG di wilayah kerja KPPN Gorontalo untuk mengikuti kegiatan tersebut. Sosialisasi ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari pendampingan dan koordinasi implementasi aplikasi AKSIS yang dilaksanakan jajaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Dalam pelaksanaannya, setiap SPPG diminta menugaskan tiga operator utama, yakni Kepala SPPG, Akuntan, dan Ahli Gizi. Keterlibatan ketiga unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta memastikan penggunaan aplikasi berjalan optimal di tingkat pelaksana.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan aplikasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk membahas kendala dan mencari solusi dalam penerapan AKSIS.
Melalui diskusi dan pendampingan, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman teknis sekaligus mempercepat adaptasi terhadap sistem digital yang digunakan dalam pengelolaan keuangan SPPG.
Ia juga mengingatkan bahwa di balik proses administrasi dan penggunaan aplikasi, terdapat tanggung jawab besar dalam mendukung layanan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak penerima manfaat Program MBG.
Karena itu, ketelitian, kedisiplinan, dan komitmen seluruh pihak menjadi faktor penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Aplikasi AKSIS menjadi salah satu instrumen pendukung untuk mewujudkan pengelolaan keuangan SPPG yang lebih tertib, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri.
Melalui sistem digital yang terintegrasi, pencatatan transaksi serta penyusunan laporan keuangan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat. Penerapan aplikasi ini juga mendukung transparansi penggunaan anggaran sekaligus mempermudah proses pemantauan dan evaluasi oleh para pemangku kepentingan.
Penggunaan AKSIS diharapkan dapat membantu SPPG menjalankan administrasi keuangan secara lebih profesional, sehingga pengelolaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kolaborasi KPPN Gorontalo dan Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo juga menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pendampingan kepada SPPG. Selain memperkuat kemampuan teknis operator, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih erat antara SPPG, KPPN, dan Kanwil DJPb.
Melalui sosialisasi dan pendampingan ini, tata kelola keuangan SPPG di Provinsi Gorontalo diharapkan semakin transparan dan akuntabel. Dukungan teknologi digital serta sinergi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [DR]