IDNVoice.com - Pemerintah menjadikan program Magang Nasional atau MagangHub sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 6 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan peningkatan produktivitas tenaga kerja menjadi salah satu kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut.
"Tahun 2026 diperkirakan (pertumbuhan ekonomi) dalam kisaran 5,6 persen menuju 6 persen di tahun 2027," katanya pada Selasa, 8 September 2026.
Untuk mendukung peningkatan produktivitas, pemerintah meluncurkan program magang yang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi. Pada 2026, program tersebut ditargetkan menjangkau 150 ribu peserta.
"Terkait produktivitas dari tenaga kerja, pemerintah meluncurkan program magang bagi lulusan perguruan tinggi, yang jumlahnya di tahun ini 150 ribu," ujarnya menambahkan.
Selain Magang Nasional, pemerintah juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui Pelatihan Vokasi Nasional. Program tersebut tahun ini menargetkan lebih dari 200 ribu peserta.
Menurut Airlangga, kedua program tersebut dirancang untuk mempertemukan angkatan kerja muda dengan kebutuhan dunia industri. Dengan demikian, lulusan baru diharapkan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga pengalaman dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
"Nah ini tentu sebuah angka yang besar, di mana dengan adanya pelatihan vokasi maupun magang selama enam bulan, diharapkan generasi muda ini yang baru lulus bisa link and match dengan kalangan industrinya," ujarnya.
Sementara itu, pendaftaran peserta Magang Nasional 2026 Tahap II resmi ditutup pada 8 September 2026.
Setelah tahap pendaftaran berakhir, proses seleksi peserta akan berlangsung pada 9–15 September 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya dijadwalkan mulai mengikuti program magang pada 21 September 2026.
Magang Nasional 2026 Tahap II merupakan bagian dari target 150 ribu peserta sepanjang tahun ini. Kuota program tersebut ditetapkan sebanyak 50 ribu peserta pada setiap angkatan.
Di sisi lain, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga membuka Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 secara daring melalui platform Skillhub. Pendaftaran program tersebut dibuka hingga 16 September 2026.
Peserta yang lolos seleksi awal wajib mengikuti tahapan wawancara pada 17–23 September 2026. Selanjutnya, pengumuman peserta yang dinyatakan lolos Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 dilakukan pada 24 September 2026.
Melalui kombinasi program magang dan pelatihan vokasi, pemerintah berharap lulusan baru semakin siap memasuki dunia kerja. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara kebutuhan industri, kualitas tenaga kerja, dan target peningkatan produktivitas nasional. [DR]