Menkeu Pastikan Dana Rp40 Triliun untuk Angsuran Pertama Pembiayaan KDKMP Sudah Disiapkan

Senin, 07 September 2026 18:21 WIB
Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (IDNVoice/KDMP Srobyong)
Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (IDNVoice/KDMP Srobyong)

IDNVoice.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp40 triliun untuk membayar angsuran pertama pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari PT Agrinas Pangan Nusantara kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang jatuh tempo pada September 2026.

Purbaya mengatakan dana tersebut telah disisihkan pemerintah dari sebagian alokasi dana desa sehingga pembayaran angsuran kepada perbankan tidak mengganggu stabilitas sektor perbankan.

"Ya, dari uang yang kita siapkan dari sebagian dana desa. Seperti itu kita siapkan, memang sudah kita sisihkan sebelumnya. Sudah (siap), tinggal dibayarkan saja," ujar Purbaya di Jakarta pada Senin, 7 September 2026.

Meski dana telah tersedia, pemerintah masih menunggu prosedur yang dinilai jelas sebelum pembayaran dilakukan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.

Tunggu Prosedur yang Jelas

Purbaya menegaskan pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam melakukan pembayaran sebelum seluruh mekanisme dipastikan sesuai prosedur.

Dirinya masih menunggu prosedur yang jelas dalam rangka menghindari kesalahan prosedur.

"Cuma kita masih menunggu prosedur yang clear. Jangan sampai ada kesalahan di prosedur kita nanti. Tapi sudah siap semua. Jadi perbankan tidak akan terganggu oleh Koperasi Desa Merah Putih," kata Purbaya.

Pernyataan tersebut menunjukkan pemerintah telah menyiapkan skema pendanaan untuk memenuhi kewajiban pembayaran pembiayaan KDKMP kepada Himbara. Pemerintah juga memastikan proses tersebut tidak memberikan tekanan terhadap likuiditas maupun kinerja perbankan nasional.

Pembayaran angsuran pertama itu menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan skema pembiayaan KDKMP sekaligus memastikan program koperasi desa dapat berjalan tanpa menimbulkan gangguan terhadap sektor keuangan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid