BPOM Permudah Izin Produk UMKM Masuk KDKMP, Standar Mutu Tetap Dijaga

Kamis, 16 Juli 2026 12:21 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar. (IDNVoice/BPOM)
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar. (IDNVoice/BPOM)

IDNVoice.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan akan mempermudah proses perizinan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produk mereka dapat dipasarkan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan BPOM terhadap pelaksanaan program KDKMP yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Menurut Taruna, percepatan proses perizinan akan dilakukan tanpa mengurangi standar keamanan dan mutu produk yang telah ditetapkan.

"Kita akan mempermudah perizinannya tapi standar-standarnya tidak bisa turun. Tapi kita akan mempermudah tentu kita dengan mencari cara bagaimana mempercepat hal tersebut," ujar Taruna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.

Ia menegaskan, BPOM akan tetap menjaga kualitas dan keamanan produk meskipun proses perizinan dibuat lebih cepat. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi produk-produk UMKM, khususnya dari wilayah pedesaan, untuk dipasarkan melalui Kopdes Merah Putih.

Taruna mengungkapkan, hingga saat ini jumlah permohonan perizinan dari pelaku UMKM yang masuk ke BPOM terus meningkat.

"Sudah banyak," katanya.

Selain mempercepat layanan perizinan, BPOM juga akan melakukan penyaringan terhadap seluruh produk yang akan dipasarkan melalui jaringan KDKMP.

Proses penyaringan tersebut mencakup produk dalam negeri maupun produk impor. Namun demikian, pemerintah akan memprioritaskan produk-produk lokal agar menjadi komoditas utama yang dipasarkan melalui koperasi tersebut.

"Kita lebih fokuskan pada produk-produk dalam negeri kita. Tapi kalau kita berbicara yang berhubungan dengan produk-produk kefarmasian kan kita tahu masih mayoritas produk-produk yang bahan bakunya diimpor," kata Taruna.

Ia menegaskan BPOM siap memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program Kopdes Merah Putih, baik melalui percepatan layanan perizinan maupun pengawasan mutu produk, sehingga koperasi dapat menjadi saluran pemasaran yang aman, berkualitas, dan mampu mendorong pertumbuhan UMKM nasional. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid