Nusron Wahid: Kepastian Hukum Hak atas Tanah Jadi Kunci Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 16:40 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (kedua kanan) saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada acara Panen Raya TNI. (IDNVoice/ATR BPN)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (kedua kanan) saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada acara Panen Raya TNI. (IDNVoice/ATR BPN)

IDNVoice.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa kepastian hukum hak atas tanah merupakan faktor utama dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Menurutnya, upaya mencapai swasembada pangan tidak dapat dipisahkan dari jaminan kepastian hukum atas lahan yang dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

"Bagi kami, ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari kepastian hukum atas tanah," kata Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dalam keterangannya pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Nusron menjelaskan, selain memberikan kepastian hukum melalui pengelolaan pertanahan, Kementerian ATR/BPN juga berperan dalam mendukung ketahanan pangan melalui penataan ruang yang berkelanjutan serta perlindungan terhadap lahan pertanian agar tetap produktif.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan setiap lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai fondasi menuju swasembada sekaligus kedaulatan pangan nasional.

"Kami berkomitmen untuk memastikan setiap jengkal lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal," ujarnya saat mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto pada acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang pada Jumat, Juli 2026.

Menurut Nusron, pelaksanaan Panen Raya Serentak yang digelar di 43 titik di berbagai daerah di Indonesia menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

"Ini wujud nyata sinergi pemerintah dalam meningkatkan produksi, memperkuat hilirisasi, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani," lanjut Menteri Nusron.

Panen Raya TNI di Kota Malang menampilkan beragam hasil pertanian, mulai dari tebu, padi, hingga kedelai. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap program penguatan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid