KP2MI Dorong Penguatan Koperasi untuk Perluas Peluang Ekonomi Pekerja Migran dan Keluarganya

Senin, 13 Juli 2026 17:54 WIB
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu, 12 Juli 2026. (IDNVoice/KP2MI)
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu, 12 Juli 2026. (IDNVoice/KP2MI)

IDNVoice.com - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendorong penguatan koperasi sebagai langkah strategis untuk memperluas peluang ekonomi masyarakat, khususnya bagi pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026.

"Penguatan koperasi akan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat, termasuk bagi para pekerja migran Indonesia dan keluarganya melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan," kata Mukhtarudin.

Ia mengatakan tema Harkopnas tahun ini, "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", mencerminkan semangat sinergi dan gotong royong yang menjadi fondasi pengembangan koperasi di Indonesia.

Menurut Mukhtarudin, KP2MI mendukung langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang terus memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi rakyat.

Ia menilai nilai kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian yang menjadi roh koperasi sejalan dengan upaya pemberdayaan pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.

Lebih lanjut, semangat kolektif tersebut dinilai selaras dengan misi KP2MI dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas bagi para purna pekerja migran. Melalui penguatan koperasi, para PMI yang telah kembali ke Indonesia diharapkan mampu membangun usaha secara mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

"Koperasi adalah pilar ketahanan ekonomi bangsa yang berlandaskan asas kekeluargaan. Kita ingin memastikan ikatan kolektif ini juga menjadi wadah bagi para pekerja migran kita, agar sekembalinya ke tanah air, mereka memiliki ekosistem ekonomi yang kuat, produktif, dan mampu menopang kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas," ujarnya.

Mukhtarudin berharap koperasi semakin berperan sebagai tulang punggung ekonomi rakyat sekaligus mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menegaskan KP2MI akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi dan berbagai pemangku kepentingan guna mengintegrasikan potensi koperasi ke dalam program pelindungan serta pemberdayaan ekonomi bagi komunitas pekerja migran Indonesia di berbagai daerah. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid