Prabowo: KDKMP Akan Jadi Pusat Ekonomi Desa dan Penyalur Utama Barang Subsidi

Senin, 13 Juli 2026 09:03 WIB
Tangkapan layar: Pidato Presiden Prabowo Subianto pada acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026. (IDNVoice/YouTube/Sekretariat Presiden)
Tangkapan layar: Pidato Presiden Prabowo Subianto pada acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026. (IDNVoice/YouTube/Sekretariat Presiden)

IDNVoice.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dikembangkan sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi sekaligus menjadi penyalur utama berbagai barang subsidi pemerintah kepada masyarakat yang berhak menerima.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026.

Dalam pidatonya, Presiden menjelaskan bahwa KDKMP dirancang tidak hanya sebagai wadah berkoperasi, tetapi juga sebagai pusat layanan ekonomi desa yang menyediakan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage (ruang pendingin) supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya," kata Presiden Prabowo di hadapan para penggerak koperasi dari berbagai daerah.

Menurut Presiden, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa sekaligus membantu petani dan masyarakat memperoleh akses layanan ekonomi yang selama ini sulit dijangkau.

Prabowo juga menyoroti persoalan keterbatasan akses pembiayaan yang masih dihadapi masyarakat desa, khususnya para petani. Kondisi itu, menurutnya, sering dimanfaatkan rentenir yang memberikan pinjaman berbunga tinggi kepada warga selama masa tanam.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Presiden menekankan pentingnya keberadaan koperasi simpan pinjam di setiap desa dengan skema pembiayaan berbunga rendah.

"Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia," ujarnya.

Ia meyakini kehadiran koperasi simpan pinjam di seluruh desa akan menjadi solusi untuk memutus ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir yang selama ini membebani petani dan warga desa.

Selain memperkuat layanan ekonomi dan pembiayaan, Presiden juga menegaskan KDKMP akan menjadi jalur utama penyaluran berbagai barang bersubsidi dari pemerintah agar tepat sasaran.

"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! Saya katakan ini harus! Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," tegas Prabowo.

Presiden berharap kehadiran KDKMP mampu menjadi instrumen pemerataan ekonomi sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid