Kejar Target 40 Ribu KDKMP Beroperasi Akhir 2026, Pemerintah Siapkan Manajer Koperasi Profesional

Minggu, 12 Juli 2026 16:22 WIB
Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI) saat meresmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Ngraseh di Bojonegoro, Jawa Timur (IDNVoice/iNews Bjn)
Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI) saat meresmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Ngraseh di Bojonegoro, Jawa Timur (IDNVoice/iNews Bjn)

IDNVoice.com - Pemerintah menargetkan sebanyak 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi hingga akhir 2026 sebagai langkah memperkuat ekonomi desa. Selain mempercepat pembangunan fisik koperasi, pemerintah kini memfokuskan perhatian pada penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengelola koperasi secara profesional.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan keberhasilan Program KDKMP tidak hanya ditentukan oleh tersedianya bangunan atau sarana pendukung, tetapi juga oleh kualitas pengelola yang mampu menjalankan koperasi secara efektif dan berkelanjutan.

"Pemerintah saat ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik koperasi, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola KDMP agar mampu beroperasi secara profesional," kata Farida dikutip dari Antara pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurut Farida, salah satu prioritas pemerintah saat ini adalah menyiapkan manajer KDKMP melalui pelatihan manajerial yang disusun secara terstruktur.

"Sehingga mereka memiliki kapasitas dan kompetensi untuk membangun, mengembangkan, dan mengelola koperasi secara profesional sejak mulai beroperasi," ujarnya.

Ia menegaskan, kualitas SDM menjadi faktor penting agar koperasi mampu berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi di desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menyiapkan pembekalan bagi para calon manajer koperasi. Materi pelatihan meliputi tata kelola koperasi, pengelolaan usaha, hingga pelayanan kepada anggota dan masyarakat. Pelatihan calon manajer koperasi dijadwalkan berlangsung pada 17–31 Juli 2026.

Farida berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan manajer koperasi yang profesional sehingga KDKMP dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mempercepat berbagai tahapan pelaksanaan Program KDKMP, mulai dari penyelesaian pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kapasitas SDM, agar target operasional 40 ribu koperasi pada akhir 2026 dapat tercapai.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 9 Juli 2026, dari 35.870 titik pembangunan koperasi yang telah terverifikasi, sekitar 20 ribu unit masih dalam proses pembangunan. Sementara itu, sekitar 15.500 Koperasi Desa Merah Putih telah rampung 100 persen dan siap mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid