Dekopin Gandeng Gen Z Modernisasi Koperasi, Semangat Bung Hatta Dihidupkan di Era Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 10:00 WIB
Sekretaris Jenderal Dekopin Gilang Widya Pramana dalam kegiatan ziarah ke makam Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia Mohammad Hatta di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Juli 2026. (IDNVoice/Dekopin)
Sekretaris Jenderal Dekopin Gilang Widya Pramana dalam kegiatan ziarah ke makam Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia Mohammad Hatta di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Juli 2026. (IDNVoice/Dekopin)

IDNVoice.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menegaskan komitmennya membawa gerakan koperasi memasuki era digital melalui regenerasi kepemimpinan dan pelibatan Generasi Z (Gen Z). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan koperasi agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan ziarah ke makam Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia Mohammad Hatta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.

Sekretaris Jenderal Dekopin Gilang Widya Pramana mengatakan regenerasi merupakan langkah strategis untuk memastikan nilai-nilai koperasi yang diwariskan Bung Hatta tetap hidup dan mampu menjawab tantangan era digital.

"Bung Hatta mendirikan koperasi dengan visi kebersamaan yang sangat maju. Tugas kita sekarang adalah menerjemahkan visi tersebut ke dalam bahasa dan gaya hidup anak muda zaman sekarang. Gen Z memiliki kreativitas tinggi, adaptif terhadap teknologi, dan punya kepedulian sosial yang kuat," kata Gilang pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurutnya, Dekopin kini menjalankan program pemilihan Brand Ambassador Gen Z untuk menjaring figur-figur muda dari berbagai daerah yang mampu membawa koperasi masuk ke dalam ekosistem digital sekaligus menginspirasi generasinya.

Ia menegaskan, organisasi yang dipimpinnya juga berkomitmen meremajakan citra koperasi agar tidak lagi dipandang sebagai lembaga yang kuno. Sebaliknya, koperasi harus tampil sebagai wadah bisnis modern yang relevan bagi pelaku usaha muda melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Gilang menambahkan, ziarah ke makam Bung Hatta bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen gerakan koperasi terhadap cita-cita ekonomi kerakyatan yang berlandaskan semangat gotong royong.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang turut memimpin ziarah menegaskan bahwa semangat perjuangan dan pemikiran Bung Hatta tetap menjadi pijakan utama dalam memperkuat gerakan koperasi nasional.

Menurut Ferry, kehadiran jajaran Kementerian Koperasi bersama Dekopin dan para pelaku gerakan koperasi di makam Bung Hatta merupakan bentuk penghormatan atas jasa sang proklamator sekaligus pengingat agar cita-cita membangun ekonomi berbasis koperasi terus dilanjutkan.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan atas jasa Bung Hatta sekaligus pengingat agar cita-cita membangun ekonomi berbasis koperasi terus kita lanjutkan," ujar Ferry.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen meneruskan perjuangan Bung Hatta melalui berbagai program penguatan koperasi, termasuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid