IDNVoice.com - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong agar penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tidak hanya menjadi ajang pameran dan hiburan masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi pusat business matching yang mampu memperluas akses pasar sekaligus melahirkan kontrak dagang berkelanjutan bagi pelaku UMKM.
Dorongan tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Reghi Perdana saat melakukan kunjungan bersama Komisi VII DPR RI ke PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) di Medan, Jumat.
Menurut Reghi, PRSU memiliki posisi strategis sebagai instrumen penggerak ekonomi daerah karena mampu menjadi ruang promosi sekaligus memperkuat jejaring bisnis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Ia menilai penyelenggaraan PRSU ke depan perlu diarahkan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih terukur. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah menjadikan business matching sebagai agenda utama dalam rangkaian kegiatan.
Forum tersebut, kata Reghi, dapat mempertemukan produsen lokal dengan calon pembeli, distributor, agregator, hingga mitra usaha dari pasar nasional maupun internasional.
"Skemanya perlu diperluas, tidak sekadar business to customer, tetapi juga business to business, sehingga berpeluang menghasilkan kontrak dagang dalam skala lebih besar dan berkelanjutan," kata Reghi pada Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menambahkan, penguatan skema business to business (B2B) akan membuat PRSU tidak berhenti sebagai ajang promosi jangka pendek, melainkan menjadi pintu masuk bagi UMKM Sumatera Utara untuk memperluas rantai pasok, meningkatkan kapasitas usaha, dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai penyelenggaraan PRSU pada masa mendatang perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian UMKM, agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin optimal bagi pelaku usaha daerah.
PRSU 2026 merupakan penyelenggaraan ke-50 yang mengusung tema Harmoni Emas. Ajang tahunan tersebut menghadirkan pameran pembangunan dari 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara serta partisipasi perwakilan dari Penang, Malaysia.
Selain menjadi destinasi hiburan bagi masyarakat, PRSU juga menjadi etalase berbagai potensi daerah, mulai dari produk unggulan UMKM, destinasi pariwisata, peluang investasi, hingga kekayaan seni dan budaya Sumatera Utara.
Beragam kegiatan turut memeriahkan PRSU 2026, di antaranya pameran pembangunan, bazar UMKM, festival kuliner, pertunjukan seni budaya, serta berbagai aktivitas ekonomi kreatif yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM. [DR]