GoTo Pastikan Rencana Penyesuaian Organisasi Tokopedia Tak Berdampak Material bagi Perseroan

Sabtu, 04 Juli 2026 14:48 WIB
Logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (IDNVoice/gotocompany)
Logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (IDNVoice/gotocompany)

IDNVoice.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menegaskan menghormati setiap langkah yang diambil maupun yang akan ditempuh manajemen PT Tokopedia terkait rencana penyesuaian organisasi. Perseroan memastikan kebijakan tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional GoTo.

Corporate Secretary GoTo, R A Koesoemohadiani, menjelaskan bahwa sejak kepemilikan GoTo di PT Tokopedia terdilusi menjadi 24,99 persen pada Januari 2024, perusahaan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan Tokopedia.

"Mengingat pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99 persen, perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia," ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Ia menjelaskan, saat ini investasi GoTo di PT Tokopedia dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228 tentang investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama.

Dengan skema tersebut, kemungkinan dampak keuangan terhadap GoTo hanya terbatas pada pencatatan bagian laba atau rugi bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama.

"Namun demikian, sehubungan dengan hal yang telah dijabarkan di atas, khususnya terkait dengan berita mengenai rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia," katanya.

Selain itu, GoTo memastikan rencana penyesuaian organisasi di Tokopedia tidak akan memengaruhi biaya layanan e-commerce yang diterima perseroan.

"Terkait dengan aspek non-keuangan, perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut," ujar dia.

Karena dampaknya dinilai sangat terbatas, GoTo juga menegaskan tidak memiliki rencana mengambil langkah khusus maupun mengubah kepemilikannya di PT Tokopedia dalam waktu dekat.

"Sampai dengan tanggal surat ini, GoTo tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia," ujarnya.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyebut TikTok melalui entitas usahanya di Indonesia, PT Tokopedia, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga mencapai 90 persen karyawannya. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait yang mengonfirmasi maupun memperkuat informasi tersebut.

Sebagai informasi, PT Tokopedia saat ini berada di bawah kendali TikTok Pte Ltd setelah GoTo mendivestasi mayoritas sahamnya pada awal 2024. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid