IDNVoice.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyebut Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) telah membentuk koperasi sekunder yang nantinya berperan sebagai offtaker produk dari koperasi primer milik pondok pesantren.
Melalui skema tersebut, produk yang dihasilkan koperasi pesantren diharapkan memiliki pasar yang lebih luas, bahkan berpeluang menjadi pemasok bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurutnya, setiap produk dari koperasi premier di pondok pesantren yang dinaungi oleh MPDI bisa menjadi penyuplai barang bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Ketua Umum MPDI, Ayi Abdul Rosyid, mengatakan pihaknya saat ini membina lebih dari 300 pondok pesantren di seluruh Indonesia. Namun, baru sekitar 10 persen atau sekitar 30 pesantren yang telah memiliki koperasi dan sebagian besar belum berkembang secara optimal.
"Kami mendorong pesantren supaya memiliki produk untuk dikolaborasikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Ia menjelaskan, MPDI terus menggandeng pemerintah untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan koperasi pondok pesantren agar mampu tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi umat. [DR]