Evaluasi KDKMP, KSP dan Kemenkop Dorong Perpres Operasional Segera Terbit

Sabtu, 27 Juni 2026 19:40 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman dan Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono saat rapat koordinasi dan evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kantor Staf Presiden, Bina Graha, Istana Kepresidenan RI, Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026. (IDNVoice/Kemenkop)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman dan Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono saat rapat koordinasi dan evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kantor Staf Presiden, Bina Graha, Istana Kepresidenan RI, Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026. (IDNVoice/Kemenkop)

IDNVoice.com - Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memastikan salah satu program prioritas Presiden berjalan sesuai target dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Bina Graha, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat. Rapat dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Angelo De Sousa, serta pejabat dari Staf Teritorial TNI.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengatakan rapat membahas perkembangan pembangunan koperasi sekaligus menginventarisasi berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan.

"Kedatangan Menteri Koperasi dan Direktur Agrinas termasuk dari Kaster TNI untuk melakukan rapat koordinasi bagaimana proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sekarang sedang berjalan, ada yang sudah jadi, bahkan sudah operasional," kata Dudung pada Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Dudung, KSP memiliki tugas mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden, termasuk memastikan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berjalan sesuai target.

Ia menambahkan, berbagai hambatan yang ditemukan di lapangan telah dikoordinasikan bersama Kementerian Koperasi dan Agrinas agar proses pembangunan maupun operasional koperasi dapat berlangsung lebih optimal.

"Kami akan mendukung penuh bagaimana hambatan-hambatan itu di lapangan sehingga proses pembangunan, proses optimalisasi, dan mekanisme di lapangan bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengatakan rapat koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah masukan penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program yang kini telah memasuki tahap pembangunan fisik.

"Kami mendapatkan masukan yang sangat penting bagi penyempurnaan dan perbaikan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan sekarang sedang memasuki tahapan pembangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya," katanya.

Salah satu rekomendasi utama dalam rapat tersebut, lanjut Ferry, adalah percepatan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Tadi disampaikan salah satu rekomendasi hasil pertemuan adalah perlu segera dikeluarkannya peraturan presiden untuk operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan peninjauan langsung terhadap 1.061 koperasi percontohan yang telah dibentuk di berbagai daerah untuk memastikan seluruh unit berjalan sesuai rencana.

"Kami akan melakukan pengecekan langsung, terutama terhadap 1.061 koperasi yang sudah dioperasionalkan di Kabupaten Nganjuk, agar berjalan lebih baik lagi," kata Ferry. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid