Lima KDKMP di Kota Serang Ditargetkan Terima Pasokan Sembako Akhir Oktober

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:09 WIB
Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. (IDNVoice/Google Maps-Agung Pribadi)
Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. (IDNVoice/Google Maps-Agung Pribadi)

IDNVoice.com - Sebanyak lima Koperasi Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Serang, Banten, ditargetkan menerima pasokan barang untuk mengisi gerai sembako pada akhir Oktober 2026. KDKMP Unyur menjadi salah satu koperasi yang diprioritaskan karena seluruh sarana dan prasarana pendukung operasionalnya telah rampung.

Ketua KDKMP Unyur, Agung Pribadi, mengatakan operasionalisasi koperasi saat ini masih menunggu realisasi pengiriman barang. Sejumlah pemasok telah melakukan survei untuk mempersiapkan produk yang akan dipasarkan melalui gerai koperasi.

"Kalau kemarin informasinya akhir bulan rencananya, tetapi realisasinya kita belum tahu. Mudah-mudahan sesuai rencana, jadi semakin cepat," ujar Agung pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, salah satu pemasok yang telah melakukan survei adalah Indofood, yang menawarkan sejumlah produk, termasuk mi instan. Selain itu, gerai KDKMP Unyur direncanakan menyediakan beras premium, kecap, minyak goreng, dan makanan ringan.

"Jadi itu baru satu pemasok, mungkin nanti ada pemasok yang lain juga," kata Agung.

Meski pasokan barang secara keseluruhan masih ditunggu, sejumlah produk sudah tersedia di gerai KDKMP Unyur. Produk tersebut meliputi MinyaKita, LPG tiga kilogram, serta air mineral merek Bening yang mulai dipasarkan kepada masyarakat.

Menurut Agung, kelengkapan sarana dan prasarana menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan koperasi yang diprioritaskan untuk segera beroperasi. Di KDKMP Unyur, fasilitas pendukung, termasuk kamera pengawas atau CCTV dan kendaraan operasional, telah mencapai 100 persen.

Selain KDKMP Unyur, empat koperasi lain yang masuk dalam rencana percepatan penerimaan pasokan barang ialah KDKMP Kasemen, Lopang, Margaluyu, dan Banjaragung.

Untuk mendukung pelayanan gerai, KDKMP Unyur juga memperkirakan membutuhkan enam tenaga kerja. Manajer KDKMP Unyur, Silvia, menjelaskan kebutuhan tersebut terdiri atas dua asisten manajer, dua kasir, dan dua pramuniaga.

"Dua untuk asisten manajer, dua kasir, dan dua pramuniaga," kata Silvia.

Namun, mekanisme perekrutan tenaga kerja tersebut masih belum dipastikan. Pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai pihak yang bertanggung jawab atas proses perekrutan, termasuk kemungkinan keterlibatan dinas terkait maupun Agrinas.

"Untuk perekrutannya, kita belum tahu apakah dari dinas, dari kami, atau dari pihak Agrinas secara langsung," ujar Silvia.

Ketentuan mengenai kemungkinan pengurus koperasi merangkap sebagai pekerja juga masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Dengan kesiapan fasilitas yang telah rampung, ketersediaan sejumlah produk awal, serta rencana penambahan tenaga kerja, KDKMP Unyur kini menantikan pasokan barang tambahan agar gerai dapat segera beroperasi sesuai target akhir Oktober 2026. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid