Pemkab Bangka Barat Perkuat KDKMP, Sembilan Manajer Dibina agar Bisnis Koperasi Makin Profesional

Jum'at, 23 Oktober 2026 14:14 WIB
Foto bersama usai pertemuan antara Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bangka barat dengan para Manajer KDKMP di daerah itu. (IDNVoice/Pemkab Bangka Barat)
Foto bersama usai pertemuan antara Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bangka barat dengan para Manajer KDKMP di daerah itu. (IDNVoice/Pemkab Bangka Barat)

IDNVoice.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat pendampingan terhadap pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar mampu menjalankan usaha secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan. Pembinaan ini juga diarahkan untuk mendorong koperasi menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat rantai pasok pangan lokal bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat Imam Dwi Firyanto mengatakan pihaknya menerima kunjungan sembilan manajer KDKMP di Mentok, Kamis. Pertemuan tersebut menjadi sarana memperkuat koordinasi sekaligus memudahkan pemerintah daerah melakukan pembinaan terhadap lembaga usaha koperasi.

"Hari ini kami menerima kunjungan sembilan Manajer KDKMP di Kabupaten Bangka Barat, untuk memperkuat koordinasi sekaligus untuk memudahkan kita melakukan pembinaan dan pembinaan kepada lembaga usaha tersebut ke depan," kata Imam pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Menurut dia, kedatangan para manajer tersebut menunjukkan keseriusan pengelola koperasi dalam membangun komunikasi dengan pemerintah daerah. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai persoalan serta peluang pengembangan usaha koperasi.

"Dalam diskusi ini kita membahas banyak hal dan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif," ujarnya.

Sembilan manajer yang mengikuti pertemuan tersebut berasal dari KDKMP Desa Tugang, Mancung, Airbelo, Jebus, Rukam, Kelapa, Tumbakpetar, serta Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Menjelang.

Pembahasan difokuskan pada penguatan tata kelola kelembagaan, strategi pengembangan unit usaha, serta penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap KDKMP menjalankan kegiatan bisnis sesuai dengan peraturan perkoperasian yang berlaku dan memiliki arah pengembangan usaha yang jelas.

"Kami menyambut baik inisiatif para Manajer KDKMP yang berkomitmen untuk menjalankan usaha sesuai ketentuan dan kami juga akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan secara intensif," kata Imam.

Melalui pembinaan tersebut, Pemkab Bangka Barat berharap KDKMP dapat berkembang menjadi koperasi yang mandiri dan profesional, sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat di desa dan kelurahan.

Dukungan pemerintah daerah juga diwujudkan melalui fasilitasi kerja sama antara KDKMP dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada akhir Juli 2026. Kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat ketersediaan pasokan pangan lokal yang berkualitas dan berkelanjutan guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi di Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat Markus sebelumnya menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara koperasi dan mitra SPPG. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memberikan pendampingan sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar kemitraan yang telah disepakati berjalan optimal.

"Kepada pengurus KDKMP dan mitra SPPG kami minta menjaga komitmen kepercayaan dan berlaku profesional dalam melaksanakan isi perjanjian kerja sama karena dengan kolaborasi yang baik maka koperasi akan semakin maju dan ekonomi semakin kuat," kata Markus.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola koperasi, dan mitra SPPG diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, memperluas pemasaran produk pangan lokal, serta memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang tertib dan berkelanjutan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid