Gerindra Kuasai Elektabilitas Nasional, PDIP Unggul di Jateng dan PKB di Jatim

Kamis, 22 Oktober 2026 18:45 WIB
Ilustrasi: PDIP, PKB dan Gerindra. (IDNVoice/DR)
Ilustrasi: PDIP, PKB dan Gerindra. (IDNVoice/DR)

IDNVoice.com – Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting. Gerindra meraih elektabilitas 21,1 persen, mengungguli PDI Perjuangan (PDIP) yang memperoleh 16,1 persen dan Partai Golkar sebesar 11,7 persen.

Survei tersebut dilaksanakan pada 3–12 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Hasil ini menggambarkan pilihan responden apabila pemilu dilaksanakan pada saat survei berlangsung.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyampaikan hasil survei tersebut melalui pemaparan yang disiarkan di kanal YouTube Voxpol Center, Kamis.

"Data tunjukkan dari sisi elektabilitas partai politik, Gerindra unggul 21,1 persen mendapat elektabilitas tertinggi, disusul PDIP 16,1 persen pada peringkat kedua, dan Golkar 11,7 persen pada peringkat ketiga," kata Pangi pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan pengumpulan data melalui wawancara tatap muka. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen.

Dalam survei tersebut, responden diberikan pertanyaan: "Jika pemilu dilaksanakan hari ini, partai apa yang akan Ibu, Bapak, Saudara pilih".

Berikut hasil elektabilitas partai politik berdasarkan survei Voxpol Center Research and Consulting periode 3–12 Oktober 2026:

  1. Gerindra: 21,1%
  2. PDI Perjuangan: 16,1%
  3. Golkar: 11,7%
  4. PKB: 9,8%
  5. PKS: 9,7%
  6. Partai Demokrat: 9,1%
  7. Partai NasDem: 5,0%
  8. PAN: 3,3%
  9. PPP: 3,3%
  10. PSI: 2,4%
  11. PBB: 0,8%
  12. Partai Perindo: 0,8%
  13. Partai Hanura: 0,3%
  14. Partai Ummat: 0,3%
  15. Partai Buruh: 0,2%
  16. Partai Gelora: 0,1%
  17. Partai Garuda: 0,1%
  18. Partai PKN: 0,1%
  19. Tidak Tahu/Tidak Jawab: 5,8%

Hasil tersebut menunjukkan Gerindra memimpin dengan selisih 5 poin persentase dari PDIP. Sementara itu, Golkar berada di posisi ketiga, disusul PKB dengan 9,8 persen, PKS 9,7 persen, dan Partai Demokrat 9,1 persen.

Adapun partai-partai lainnya memperoleh elektabilitas di bawah 6 persen. Sebanyak 5,8 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Selain memaparkan elektabilitas nasional, Pangi juga menjelaskan sebaran kekuatan partai politik di sejumlah wilayah Indonesia. Menurutnya, Gerindra unggul di Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera, Sulawesi, serta wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Pangi merinci, Gerindra mencatat elektabilitas 35 persen di kawasan Bali, NTB, dan NTT. Di Jawa Barat, partai tersebut memperoleh 25,2 persen, sedangkan di Sumatera mencapai 33 persen.

Gerindra juga unggul di Sulawesi dengan elektabilitas 24,4 persen serta di wilayah DKI Jakarta dan Banten sebesar 15,6 persen.

"Kalau kita cermati, basisnya Gerindra itu unggul itu di Bali-NTB-NTT 35 persen, Gerindra unggul di Jawa Barat 25,2 persen, kemudian Gerindra unggul di Sumatera 33 persen, kemudian Gerindra juga unggul di Sulawesi 24,4 persen, DKI-Banten 15,6 persen," jelas Pangi.

Sementara itu, PDI Perjuangan tercatat unggul di Jawa Tengah dengan elektabilitas 40 persen serta di wilayah Maluku dan Papua sebesar 28,8 persen. Adapun PKB menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi di Jawa Timur, mencapai 22,9 persen.

"Kalau kita lihat PKB unggul di Jawa Timur dengan 22,9 persen, kemudian PDIP unggul di Jawa Tengah dengan 40 persen dan di Maluku-Papua 28,8 persen," lanjut dia.

Hasil survei Voxpol Center ini memperlihatkan perbedaan basis dukungan partai politik di tingkat nasional maupun regional. Gerindra memimpin dalam elektabilitas nasional, sementara PDIP dan PKB menunjukkan keunggulan di wilayah tertentu. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid