IDNVoice.com – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengibaratkan jajaran kabinetnya sebagai tim sepak bola dengan menyebut "yang cadangan akan dimainkan" memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan perombakan atau reshuffle kabinet. Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Presiden memiliki opsi untuk mengganti pejabat yang dinilai belum optimal menjalankan tugasnya.
Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro, menilai peluang reshuffle semakin besar jika melihat sejumlah persoalan, mulai dari kinerja pemerintahan hingga kebutuhan menjaga keseimbangan politik. "Kemungkinannya besar, pertama, dari sisi kinerja (dimensi teknokratis) masih belum optimal terlihat dari laju penurunan kepuasan publik, utamanya di ekonomi, hukum, dan pelaksanaan kualitas program-program utama pemerintah, seperti MBG dan Kopdes," kata Agung dikutip detikNews pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Ia juga menyoroti dimensi politik yang menurutnya berkaitan dengan kebutuhan menyeimbangkan poros kekuatan politik.
"Dari dimensi politis, soal kebutuhan menyeimbangkan poros-poros politik, utamanya poros Solo sehingga Presiden memegang kendali penuh sebagai Panglima Tertinggi dan Kepala Pemerintahan," ucapnya.
Selain faktor kinerja dan politik, Agung menyinggung dimensi hukum yang dinilai dapat memengaruhi keputusan Presiden.
"Ketiga, dimensi yuridis, ada pembantu presiden yang diduga tersangkut kasus korupsi," imbuhnya.
Agung kemudian menyoroti Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid yang ia kaitkan dengan pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Yang lagi ramai, kinerja karhutla, jadi fokus saya ke Menteri Kehutanan, Raja Juli, parah ini, kemudian tambahan lain, Nusron Wahid, biar fokus ke kasus. Karena 2 kali mangkir dari panggilan KPK. Sebaiknya beliau mundur karena jadi beban presiden," jelasnya.
Pernyataan tersebut merupakan penilaian Agung, bukan pengumuman resmi mengenai pejabat yang akan diganti.
Senada dengan Agung, pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, juga meyakini pernyataan Prabowo mengisyaratkan adanya peluang reshuffle kabinet. Menurutnya, Presiden memiliki sejumlah figur yang siap diberi kepercayaan untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan.
"Kalau saya bacanya presiden punya banyak stok orang RI yang siap bantu dirinya untuk dipercayakan di jabatan tertentu, apakah akan ada reshuffle? Ya adalah. Pemain cadangan artinya warming up dulu pemanasan sebelum masuk ke gelanggang keren juga Pak Prabowo," ujar Hendri.
Meski demikian, pernyataan Prabowo tersebut belum menjadi konfirmasi resmi mengenai waktu pelaksanaan maupun nama-nama pejabat yang akan terkena reshuffle. Spekulasi perombakan kabinet kini mengemuka seiring sorotan terhadap kinerja sejumlah program prioritas pemerintah dan dinamika politik nasional. [DR]