IDNVoice.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menegaskan pembuatan dan penerbitan buku Islam Ala Prabowo tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat melalui lembaga tersebut.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan, keterlibatan Baznas dalam peluncuran buku tersebut pada 2025 sebatas hubungan kelembagaan dan penguatan literasi dakwah keagamaan.
"Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui Baznas," kata Sodik dalam keterangannya pada Selasa, 8 September 2026.
Sodik menjelaskan buku tersebut juga tidak ditulis maupun diterbitkan oleh tim Baznas. Adapun keterlibatan Baznas dalam peluncurannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2025 berlangsung dalam konteks sinergi kelembagaan antara Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, dan MPR dalam bidang literasi dakwah keagamaan.
Menurut dia, keterlibatan tersebut tidak berkaitan dengan politik praktis.
Sodik juga menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto, baik sebagai pribadi maupun Kepala Negara, selama ini memberikan perhatian dan dukungan besar terhadap pelaksanaan tugas serta fungsi Baznas.
"Selain dukungan kebijakan, beliau juga mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadi kepada Baznas. Bersama tim Baznas, saat ini kami sedang memilih beberapa program unggulan Baznas untuk disampaikan kepada rakyat Indonesia, yang bersumber dari dana infak dan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Ia menegaskan Baznas menghormati berbagai perhatian dan kritik yang disampaikan masyarakat. Menurut Sodik, kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui Baznas merupakan amanah yang harus dijaga.
"Saudara-saudaraku, Bapak dan Ibu para muzaki dan donatur Baznas yang kami hormati. Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui Baznas adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga," katanya.
Sodik pun menyampaikan apresiasi kepada para muzaki dan masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap pengelolaan dana ZIS di Baznas.
"Terima kasih kepada para muzaki dan kepada masyarakat yang terus mengingatkan kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan muzaki sebaik-baiknya," ucap Sodik Mudjahid.
Penegasan tersebut disampaikan Baznas untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai sumber pendanaan buku Islam Ala Prabowo, sekaligus menegaskan komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan amanah pengelolaan dana ZIS. [DR]