Geger! Jasad Pria Terborgol Ditemukan di Gedung yang Disewa untuk SPPG Kendal

Rabu, 07 Oktober 2026 02:50 WIB
Polisi lakukan olah TKP penemuan mayat terborgol di bangunan kosong di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal. (IDNVoice/Dok. iNews)
Polisi lakukan olah TKP penemuan mayat terborgol di bangunan kosong di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal. (IDNVoice/Dok. iNews)

IDNVoice.com - Warga Jalan Arteri Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tanpa identitas di lantai dua sebuah bangunan kosong pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026.

Penemuan tersebut menjadi perhatian karena jasad pria yang mengenakan hoodie hitam dan celana jins itu ditemukan dalam kondisi tangan kiri terborgol dan terikat pada teralis besi jendela. Polisi juga menemukan bercak darah di sekitar karpet lokasi jasad ditemukan.

Plt Kasie Humas Polres Kendal Iptu Deni Herawan membenarkan temuan tersebut.

"Korban ditemukan dalam kondisi terborgol di teralis jendela dan di sekitarnya terdapat bercak darah," ujar Deni pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Kasus ini pertama kali diketahui setelah seorang juru parkir rumah makan di sekitar lokasi, Eko Mulyono, mencium bau busuk menyengat selama kurang lebih dua hari.

Merasa curiga, Eko bersama sejumlah warga kemudian mengecek bangunan kosong tersebut sekitar pukul 05.15 WIB.

Saat masuk ke dalam bangunan, warga menemukan jasad seorang pria dalam kondisi mengenaskan. Temuan itu kemudian langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil penyelidikan awal, bangunan dua lantai tempat jasad ditemukan diketahui milik Azka Aulia.

Bangunan tersebut telah disewa sejak Februari 2026 untuk keperluan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Tim Inafis Polres Kendal bersama jajaran Polsek Brangsong kemudian melakukan pemeriksaan intensif di lokasi. Garis polisi juga dipasang di sekitar bangunan untuk mengamankan TKP.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi.

Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta membantu mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan pria tersebut ditemukan dalam kondisi terborgol.

Hingga kini, identitas pria tersebut masih belum diketahui. Polisi tidak menemukan dokumen pengenal pada jasad maupun di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi korban yang ditemukan dengan tangan kiri terborgol dan terikat pada teralis, ditambah adanya bercak darah di sekitar karpet, menjadi bagian dari fakta awal yang tengah didalami penyidik.

Polres Kendal juga telah berkoordinasi dengan Tim Jatanras Polda Jawa Tengah untuk melakukan olah TKP lanjutan serta menelusuri berbagai petunjuk yang dapat mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.

Polisi menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan belum menarik kesimpulan mengenai motif maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid