Wabup Nagekeo Gonzalo Muga Sada Meninggal Dunia Saat Penanganan Gempa Flores

Minggu, 04 Oktober 2026 19:49 WIB
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada. (IDNVoice/Banteng NTT)
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada. (IDNVoice/Banteng NTT)

IDNVoice.com - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, meninggal dunia pada Sabtu (3 Oktober 2026) malam, saat daerah tersebut masih dalam masa penanganan dampak gempa Flores.

Gonzalo mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.10 WITA di tenda darurat RSUD Aeramo, Mbay. Sebelumnya, ia sempat mendapat penanganan medis setelah dirujuk dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.

Direktur RSUD Aeramo, dr. Chandrawati Saragih, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan Gonzalo sebelumnya dirujuk dari Puskesmas Kota di Penginanga.

"Sempat ditangani dokter anestesi, dokter penyakit dalam, kondisinya sudah tidak baik, sudah kritis. Tidak lama kemudian beliau dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.10 oleh Dokter Eric," ujar Chandrawati.

Kepergian Gonzalo terjadi ketika Kabupaten Nagekeo masih berjibaku menangani dampak gempa besar yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Sejak bencana tersebut, Gonzalo dipercaya memimpin Satgas Percepatan Penanganan Gempa Flores Kabupaten Nagekeo. Selama lebih dari satu bulan, ia aktif turun langsung ke lapangan, mengunjungi lokasi pengungsian, posko BPBD, hingga mengikuti berbagai rapat penanganan dampak gempa.

Bahkan sehari sebelum meninggal dunia, Gonzalo masih terlihat menjalankan aktivitas di Posko BPBD Nagekeo. Ia mendampingi kunjungan kemanusiaan Pasha Ungu sekaligus menyapa warga yang terdampak gempa.

Dua hari sebelum wafat, tepatnya Kamis (1 Oktober 2026), Gonzalo juga masih menjalankan tugas pemerintahan. Ia mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, dalam kunjungan ke sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur yang terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo.

Gonzalo Gratianus Muga Sada lahir pada 11 April 1968. Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Nagekeo, ia dikenal sebagai politikus senior Partai Perindo dan pernah menjadi anggota DPRD Provinsi NTT periode 2019–2024.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo, Immanuel Ndun, turut menyampaikan ucapan dukacita atas kepergian Gonzalo.

Menurut Immanuel, Pemkab Nagekeo kehilangan salah satu putra terbaik yang selama ini mengabdikan diri dalam pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepergian Gonzalo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo, serta masyarakat. Terlebih, selama masa tanggap darurat gempa, sosoknya masih aktif berada di tengah warga dan terlibat langsung dalam penanganan bencana. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid