Israel Dilaporkan Terus Hancurkan dan Bakar Rumah di Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Berlaku

Senin, 13 Juli 2026 22:59 WIB
Warga Palestina berlarian saat asap membubung di tengah puing-puing dan kehancuran di Jalan Al-Sinaa (Kawasan Industri) di bagian barat Kota Gaza pada 12 Juli 2026. (IDNVoice/Anadolu Agency)
Warga Palestina berlarian saat asap membubung di tengah puing-puing dan kehancuran di Jalan Al-Sinaa (Kawasan Industri) di bagian barat Kota Gaza pada 12 Juli 2026. (IDNVoice/Anadolu Agency)

IDNVoice.com - Militer Israel dilaporkan kembali menghancurkan dan membakar sejumlah rumah di wilayah Lebanon selatan, meskipun perjanjian gencatan senjata dan kerangka kerja antara Israel dan Lebanon telah diberlakukan. Aksi tersebut disebut sebagai pelanggaran yang terus berulang terhadap kesepakatan yang telah ditandatangani kedua pihak.

Mengutip laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), Senin (13 Juli 2026), pasukan Israel menghancurkan sekaligus membakar rumah-rumah di kawasan selatan Kota Hadatha, Lebanon selatan.

Sebelumnya, pada Minggu (12 Juli 2026), militer Israel juga dilaporkan meledakkan sejumlah bangunan di Kota Bint Jbeil yang berada di wilayah yang sama.

Perkembangan tersebut terjadi di tengah berlakunya gencatan senjata sejak November 2024. Selain itu, Israel dan Lebanon juga telah menandatangani perjanjian kerangka kerja yang dimediasi Amerika Serikat pada 26 Juni 2026. Kesepakatan tersebut mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki.

Namun, menurut laporan NNA, hingga saat ini pasukan Israel masih mempertahankan keberadaannya di sejumlah wilayah Lebanon selatan. Sebagian wilayah tersebut telah diduduki selama beberapa dekade, sementara wilayah lainnya dikuasai sejak pecahnya perang pada 2023–2024.

Selama konflik tersebut, militer Israel dilaporkan melakukan operasi darat hingga lebih dari 10 kilometer memasuki wilayah Lebanon.

Laporan mengenai penghancuran dan pembakaran rumah di Lebanon selatan menambah daftar insiden yang dinilai bertentangan dengan komitmen gencatan senjata dan implementasi perjanjian kerangka kerja yang disepakati kedua negara. Situasi keamanan di perbatasan Israel-Lebanon pun masih menjadi perhatian di tengah upaya menjaga stabilitas kawasan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid