Menkop Dorong Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Minggu, 05 Juli 2026 16:42 WIB
‎Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, integrasi dan transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha berbentuk koperasi akan menjadi instrumen di Tanjungpandan pada Minggu, 5 Juli 2026. (ANTARA/Apriliansyah)
‎Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, integrasi dan transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha berbentuk koperasi akan menjadi instrumen di Tanjungpandan pada Minggu, 5 Juli 2026. (ANTARA/Apriliansyah)

IDNVoice.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha berbentuk koperasi akan menjadi instrumen baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan sektor pariwisata berbasis desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry Juliantono saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama integrasi dan transformasi kelembagaan Pokdarwis menjadi koperasi di Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu.

"Koperasi yang bertransformasi dari kelompok sadar wisata ini bisa menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Ferry pada Minggu, 5 Juli 2026.

Menurutnya, kolaborasi antara Pokdarwis yang bertransformasi menjadi koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak baru dalam pengembangan sektor pariwisata nasional.

Ferry menjelaskan, penguatan legalitas melalui perubahan status Pokdarwis menjadi koperasi tidak hanya bertujuan mengoptimalkan kegiatan wisata, tetapi juga menggerakkan seluruh ekosistem usaha yang mendukung aktivitas pariwisata di daerah.

Ia memastikan program standardisasi kelembagaan tersebut tidak akan berhenti di Belitung. Kementerian Koperasi berkomitmen memberikan pendampingan kepada seluruh Pokdarwis di berbagai daerah agar memiliki badan usaha berbentuk koperasi.

"Insyaallah nanti semua kelompok sadar wisata baik yang memiliki potensi wisata maupun yang lain-lain di daerah yang lain-lain kita akan bantu menjadi berbadan usaha," ujar Menkop.

Melalui transformasi tersebut, koperasi yang lahir dari Pokdarwis diharapkan mampu memperluas keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai pasok industri pariwisata.

Dengan tata kelola yang lebih profesional di bawah payung koperasi, berbagai unit usaha penunjang pariwisata di desa diyakini dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Semoga koperasi yang bertransformasi dari kelompok sadar wisata ini bisa menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan bagi anggota koperasi, masyarakat yang ada di desa dan juga bisa terlibat untuk mengembangkan kegiatan usaha-usaha yang menunjang sektor kepariwisataan," katanya.

Ferry menambahkan, integrasi kelembagaan tersebut juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi berbasis sektor pariwisata.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan desa wisata di berbagai daerah.

"Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu mengakselerasi program nasional dalam menghidupkan pusat ekonomi baru. Sehingga ikut membantu memenuhi target dari Kementerian Pariwisata untuk menumbuhkan dan mengembangkan desa-desa wisata yang ada di seluruh Indonesia," ujarnya.

Transformasi Pokdarwis menjadi koperasi diharapkan menjadi model penguatan kelembagaan yang tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat desa melalui pengelolaan ekonomi yang profesional dan berkelanjutan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid