Dari Barak Marinir Menuju Desa, 674 Calon Manajer KDKMP Ikuti Latsarmil di Cilandak

Kamis, 25 Juni 2026 23:44 WIB
Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 17 Juni 2026. (IDNVoice/Instagram-kemhanri)
Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 17 Juni 2026. (IDNVoice/Instagram-kemhanri)

IDNVoice.com - Sebanyak 674 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga karakter kepemimpinan yang kuat untuk mengelola koperasi desa di berbagai daerah.

Ratusan peserta mendapatkan pembekalan yang berfokus pada pembentukan integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat desa.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi tentang kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kerja sama tim, ketahanan mental, serta kemampuan menghadapi tantangan di lapangan. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk sosok manajer koperasi yang tangguh, beretika, dan memiliki jiwa pengabdian tinggi.

Program Latsarmil tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan KDKMP yang tengah didorong pemerintah sebagai instrumen penguatan ekonomi desa. Keberhasilan program koperasi dinilai sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Dengan pembekalan karakter dan kepemimpinan yang intensif, para calon manajer diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di desa, memperkuat usaha berbasis koperasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan usaha yang efektif dan berkelanjutan.

Pelatihan ini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menyiapkan pemimpin-pemimpin koperasi yang tidak hanya cakap dalam mengelola organisasi, tetapi juga memiliki semangat melayani dan memberdayakan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan desa. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid