IDNVoice.com - Sebanyak 127 madrasah di Jawa Barat tengah menjalani program rehabilitasi dan renovasi untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan bagi para peserta didik dan tenaga pengajar. Program tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan hal itu saat meninjau Proyek Rehabilitasi dan Renovasi PHTC Madrasah Jawa Barat di MTsN Kota Bogor pada Jumat, 19 Juni 2026.
AHY mengatakan, progres rehabilitasi di MTsN Kota Bogor saat ini telah mencapai sekitar 95 persen dan segera rampung.
"Tadi saya mendapatkan penjelasan bahwa progres rehabilitasi dan renovasi madrasah ini (MTsN Kota Bogor) sekitar 95 persen, jadi sebentar lagi tuntas," kata AHY.
Menurut AHY, program PHTC Madrasah di Jawa Barat mencakup 127 madrasah mulai dari jenjang madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), hingga madrasah aliyah (MA).
Ia berharap program tersebut dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak sehingga peserta didik dan guru dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman.
"Ini satu dari sekian banyak madrasah tsanawiyah yang juga direnovasi. Di Provinsi Jawa Barat saja ada 127 madrasah," ujar AHY.
AHY menilai perbaikan infrastruktur pendidikan tidak hanya berkaitan dengan bangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan semangat belajar para siswa.
"Mudah-mudahan renovasi dan rehabilitasi bisa menambah semangat," katanya.
Dalam proyek rehabilitasi dan renovasi MTsN Kota Bogor, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 miliar. Dana tersebut terdiri atas biaya pekerjaan konstruksi sebesar Rp4,09 miliar dan pengadaan mebel senilai Rp1,45 miliar.
Pekerjaan konstruksi meliputi penggantian rangka bangunan, atap, jendela, pintu, pengecatan, serta sejumlah perbaikan lainnya. Sementara itu, pengadaan mebel mencakup penggantian seluruh kursi dan meja di ruang kelas dengan fasilitas baru.
Melalui program ini, pemerintah berharap sarana pendidikan di madrasah semakin memadai dan mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat. [DR]