Infrastruktur Berkeadilan Gender Jadi Fokus Penguatan Kemen PPPA

Jum'at, 05 Juni 2026 00:02 WIB
Kegiatan Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (Bimtek PPRG) bagi Kementerian/Lembaga Pengampu Sektor Infrastruktur di Depok, pada Rabu, 3 Juni 2026. (Biro Humas dan Umum Kemen PPPA)
Kegiatan Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (Bimtek PPRG) bagi Kementerian/Lembaga Pengampu Sektor Infrastruktur di Depok, pada Rabu, 3 Juni 2026. (Biro Humas dan Umum Kemen PPPA)

IDNVoice.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menegaskan pentingnya mengintegrasikan perspektif gender dalam pembangunan infrastruktur agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, mengatakan kebutuhan perempuan dan laki-laki terhadap infrastruktur sering kali berbeda sehingga pembangunan tidak bisa dipandang sebagai sesuatu yang netral gender.

"Pengalaman, kebutuhan, akses, dan manfaat yang dirasakan laki-laki dan perempuan terhadap infrastruktur sering kali berbeda," kata Amur dalam kegiatan Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (Bimtek PPRG) bagi Kementerian/Lembaga Pengampu Sektor Infrastruktur di Depok pada Rabu, 3 Juni 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan, transportasi, sanitasi, dan penyediaan air bersih memiliki dampak langsung terhadap kehidupan perempuan dan anak. Infrastruktur yang belum memadai dapat memengaruhi akses layanan kesehatan, keselamatan perjalanan, hingga kualitas hidup keluarga.

Amur mencontohkan akses jalan yang sulit masih menjadi salah satu faktor yang menghambat layanan kesehatan bagi ibu hamil di sejumlah daerah. Sementara itu, fasilitas sanitasi dan air bersih sangat berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari perempuan dalam rumah tangga.

Karena itu, Kemen PPPA bersama dukungan World Bank memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di sektor infrastruktur melalui pelatihan bagi para perencana pembangunan.

Ia menambahkan, tahap perencanaan menjadi kunci dalam memastikan pembangunan infrastruktur mampu menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang beragam. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid