Ikuti Arahan Kemenkeu Soal Efisiensi Anggaran, BGN Pastikan Efektivitas Penyaluran MBG

Jum'at, 29 Mei 2026 21:30 WIB
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang. (BGN/Biro Hukum dan Humas)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang. (BGN/Biro Hukum dan Humas)

IDNVoice.com - Badan Gizi Nasional (BGN) akan memastikan efektivitas penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG), hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang sebagai upaya mendukung penuh langkah pemrintah dalam efisiensi anggran.

"BGN menghormati dan mengikuti arahan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait langkah efisiensi anggaran negara. Penyesuaian ini diarahkan pada belanja operasional agar penggunaan anggaran semakin efektif dan memberikan dampak maksimal," kata Nanik pada Jumat, 29 Mei 2026.

Nanik mengemukakan, sinergi antara Kemenkeu dan BGN telah berjalan baik dalam memastikan keberlanjutan Program MBG sebagai salah satu program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

"Sinergi antara Kemenkeu dan BGN menunjukkan komitmen bersama pemerintah dalam menjaga kualitas Program MBG sekaligus memastikan tata kelola anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan," katanya.

Baca juga: BGN dukung efisiensi anggaran tanpa kurangi nilai manfaat MBG.

Dalam APBN 2026, pagu anggaran resmi BGN tercatat sebesar Rp268 triliun. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung operasional Program MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Hingga 24 Mei 2026, Program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat melalui 29.225 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah memastikan program tetap berjalan optimal meski dilakukan penyesuaian efisiensi pada sejumlah pos operasional.

Menurut Nanik, efisiensi anggaran justru menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelaksanaan program agar semakin tepat guna dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Prinsip utama kami adalah memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap optimal. Efisiensi bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap Program MBG, tetapi memperkuat efektivitas pelaksanaannya agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan," pungkasnya. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid