Danantara Tutup 364 Perusahaan, Target 700 hingga Akhir 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 17:24 WIB
Ilustrasi: Wisma Danantara Indonesia. (IDNVoice/Istimewa)
Ilustrasi: Wisma Danantara Indonesia. (IDNVoice/Istimewa)

IDNVoice.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah merampingkan atau menutup 364 perusahaan di bawah pengelolaannya. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 700 perusahaan hingga akhir Desember 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas badan usaha milik negara (BUMN).

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan, langkah perampingan atau streamlining tersebut terus dipercepat untuk mengoptimalkan pengelolaan perusahaan dan aset negara. Hal itu disampaikannya di Istana Negara.

"Sudah mencapai 364 perusahaan yang yang sudah kita lakukan streamlining atau penutupan," ujarnya dikutip Sabtu, 24 Oktober 2026.

Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi, menjelaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari strategi Danantara untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendorong produktivitas, serta mengoptimalkan aset yang dikelola.

Menurutnya, proses perampingan akan terus dipercepat hingga penghujung tahun agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

"Dan angka ini akan terakselerasi sampai dengan bulan Desember, sehingga target kami untuk bisa melakukan streamlining, insyaallah mencapai 700 perusahaan itu bisa terwujud di akhir bulan Desember," tuturnya.

Selain perampingan perusahaan, Danantara juga melaporkan peningkatan profitabilitas perusahaan-perusahaan pelat merah. Lembaga tersebut menargetkan laba BUMN secara keseluruhan mencapai Rp334 triliun pada akhir 2026.

"Dari segi pertumbuhan profitabilitas juga meningkat cukup signifikan, Bapak, sehingga pada target di akhir tahun ini bisa mencapai Rp 334 triliun," tutupnya.

Program perampingan ini diharapkan dapat membuat struktur perusahaan BUMN lebih efisien, memperkuat kinerja usaha, serta meningkatkan optimalisasi aset. Dengan target penutupan 700 perusahaan dan laba Rp334 triliun, Danantara berupaya mendorong pengelolaan BUMN agar semakin produktif dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid