IDNVoice.com – Tim verifikasi dan validasi (verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Ternate, Maluku Utara, dijadwalkan menilai tiga gerai koperasi pada Rabu, 21 Oktober 2026. Ketiga gerai tersebut berada di Kelurahan Tabona, Tafure, dan Sulamadaha sebagai bagian dari pemeriksaan kesiapan operasional koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Ternate, Chairul Saleh Arief, mengatakan proses verifikasi melibatkan tim yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, dengan anggota dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Pelaksanaan verval juga didampingi Kodim 1501 Ternate, PT Agrinas, pihak kelurahan, serta pengurus KDKMP. Proses penilaian dijadwalkan berlangsung selama dua minggu mulai Rabu, 21 Oktober 2026.
"Verifikasi meliputi fisik gedung serta sarana dan prasarana pendukung pada bangunan gerai. Kita berharap pelaksanaan verval nanti berjalan lancar, sehingga laporannya dapat disampaikan kepada Menteri Koperasi dan selanjutnya diteruskan kepada Presiden," kata Chairul pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kondisi fisik bangunan serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung sebelum hasilnya dilaporkan kepada pemerintah pusat.
Di sisi lain, pembangunan gerai KDKMP di Kota Ternate terus menunjukkan perkembangan. Chairul menyebutkan, sebanyak 10 gerai telah rampung dibangun dengan progres mencapai 100 persen. Gerai tersebut tersebar di Kelurahan Kastela, Bastiong Karance, Sango, Tarau, Kulaba, dan Tobololo.
"Saat ini, terdapat 78 Koperasi Merah Putih di Kota Ternate yang telah terbentuk secara kelembagaan dan berbadan hukum. Namun, realisasi pembangunan fisik baru mencapai 10 gerai yang telah selesai dibangun. Rencana persemian pada awal Desember 2026," ujarnya.
Dengan proses verifikasi dan validasi yang mulai berjalan, pemerintah daerah berharap kesiapan gerai KDKMP dapat dipastikan sebelum diresmikan. Keberadaan koperasi tersebut diharapkan memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat kelurahan. [DR]