Bupati Kediri Tegaskan KDKMP Bukan Pesaing Pasar Tradisional, Fokus Salurkan Barang Subsidi

Jum'at, 16 Oktober 2026 09:36 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan secara simbolis 36 unit truk operasional kepada perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kediri, pada Senin, 6 April 2026. (IDNVoice/Pemkab Kediri)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan secara simbolis 36 unit truk operasional kepada perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kediri, pada Senin, 6 April 2026. (IDNVoice/Pemkab Kediri)

IDNVoice.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak dibentuk untuk bersaing dengan pedagang maupun pasar tradisional. Sebaliknya, koperasi tersebut diarahkan menjadi saluran distribusi barang bersubsidi agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Hanindhito saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau gerai KDKMP Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis.

"Ini bukan bersaing, tetapi untuk kebutuhan subsidi masyarakat dicukupi dari koperasi ini," kata Hanindhito pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Menurut dia, keberadaan KDKMP diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap barang bersubsidi melalui saluran distribusi yang lebih dekat dengan tempat tinggal. Dengan demikian, koperasi dapat menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat tanpa diposisikan sebagai pesaing pelaku usaha yang telah lebih dahulu beroperasi.

Pemerintah Kabupaten Kediri mendukung pembangunan 344 gerai KDKMP, terutama melalui penyediaan lahan. Saat ini, pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi dan perizinan bangunan, termasuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Hanindhito mengatakan, ketersediaan lahan untuk pembangunan gerai telah disiapkan. Tahap selanjutnya adalah memastikan seluruh bangunan memenuhi persyaratan yang berlaku sebelum digunakan untuk kegiatan koperasi.

"Dari 344 gerai, kami menyiapkan bantuan untuk menyiapkan lahan dan sekarang lahan sudah tersedia. Hari ini yang kami cek adalah SLF-nya. Jadi, dari 344 itu semuanya apakah sudah memiliki SLF atau belum," ujarnya.

Ia menegaskan, pemenuhan persyaratan administrasi dan perizinan harus dilakukan secara tertib karena KDKMP merupakan program prioritas Presiden. Pemeriksaan tersebut juga diperlukan untuk memastikan kesiapan bangunan sehingga operasional koperasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

Selain memeriksa kesiapan bangunan, Pemkab Kediri menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan agar kepala daerah dan aparat kewilayahan memeriksa kondisi koperasi serta mengidentifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memetakan berbagai kendala sebelum gerai KDKMP beroperasi secara optimal.

Pemkab Kediri berharap dukungan penyediaan lahan dan penyelesaian persyaratan bangunan dapat memperlancar operasionalisasi 344 gerai KDKMP. Dengan kesiapan tersebut, koperasi diharapkan mampu memperkuat distribusi barang bersubsidi sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok sesuai ketentuan pemerintah. [DR]



Reporter : Yanuar Prasetyo
Redaktur : Abdul Rahman Wahid