KNMP Sungai Padang Belitung Hampir Rampung, Nelayan Segera Dapat 10 Kapal dan 700 Alat Tangkap

Kamis, 08 Oktober 2026 18:34 WIB
Kepala Dinas Perikanan Belitung, Ade Winarko, meninjau langsung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sungai Padang, Tanjungpandan pada Kamis, 8 Oktober 2026. (IDNVoice/Antara Foto)
Kepala Dinas Perikanan Belitung, Ade Winarko, meninjau langsung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sungai Padang, Tanjungpandan pada Kamis, 8 Oktober 2026. (IDNVoice/Antara Foto)

IDNVoice.com - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, hampir rampung. Kawasan yang menjadi bagian dari program prioritas nasional tersebut ditargetkan segera beroperasi dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Perikanan Belitung, Ade Winarko, mengatakan sebagian besar pekerjaan fisik KNMP Sungai Padang telah selesai. Saat ini, pekerjaan yang masih dalam tahap penyelesaian adalah fasilitas cold storage sebagai bagian dari sistem rantai dingin.

"Alhamdulillah, progres fisik sudah selesai. Hanya kemarin waktu saya tinjau ke lapangan, itu masih Cold Storage yang masih dalam proses penyelesaian. Kontrak fisiknya pelaksanaannya lain, sedangkan pekerjaan rantai dinginnya oleh penyedia yang berbeda," kata Ade Winarko di Tanjungpandan pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Menurut Ade, fasilitas rantai dingin KNMP Sungai Padang terdiri atas pabrik es portabel berjenis slurry ice atau bubur es dan cold storage. Pabrik es tersebut kini telah selesai dikerjakan, sedangkan cold storage memasuki tahap akhir penyelesaian.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penanganan hasil tangkapan nelayan, sehingga produk perikanan dapat disimpan dan dikelola dengan lebih baik sebelum dipasarkan.

Tidak hanya fasilitas pengolahan dan penyimpanan hasil tangkapan, masyarakat nelayan di kawasan KNMP Sungai Padang juga akan mendapat dukungan sarana penangkapan ikan.

"Bantuan tersebut meliputi 10 unit kapal, 10 unit mesin kapal, serta 700 paket alat tangkap," ujarnya.

Ade mengatakan pengembangan program KNMP di Belitung juga terus berlanjut. Pada tahap ketiga, pembangunan KNMP akan merambah dua lokasi baru, yakni Desa Tanjung Rusa dan Desa Pulau Seliu.

"Kontrak pengerjaan untuk kedua titik tersebut telah resmi diteken sejak sepekan lalu. Kami lagi menyesuaikan waktu rencana ada Ground Breaking, peletakan batu pertama bersama Bupati Belitung dan Forkopimda," katanya.

Menurut Ade, pengembangan KNMP tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Fasilitas yang telah dibangun harus benar-benar dimanfaatkan masyarakat agar mampu memberikan dampak ekonomi.

Ia berharap masyarakat dapat mengoperasikan seluruh fasilitas KNMP secara optimal sehingga kawasan tersebut tidak sekadar menjadi simbol pembangunan di wilayah pesisir.

"KNMP itu merupakan program prioritas nasional untuk mendukung dan mensejahterakan nelayan ke depannya. Kami berharap KNMP ini tidak hanya bangunan monumen saja, tapi digunakan dan dioperasionalkan secara baik," ujarnya.

Ade meyakini integrasi antara fasilitas produksi, penyimpanan hasil tangkapan, serta bantuan sarana penangkapan ikan dapat mempercepat perputaran ekonomi di kawasan pesisir dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan nelayan Belitung. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid