IDNVoice.com - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menerjunkan tim khusus untuk memastikan kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebelum digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.
Tim gabungan tersebut melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap bangunan sekaligus berbagai peralatan pendukung operasional KDKMP. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas fisik sesuai standar dan aset yang tersedia benar-benar layak digunakan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, mengatakan verval tahap awal telah menyasar 40 titik bangunan KDKMP yang tersebar di 27 kecamatan.
"Bangunannya dicek apakah sesuai dengan ukuran atau gambar letak penataan bangunan. Peralatannya seperti rak-rak, AC, CCTV, internet, meja kasir satu set dengan komputer, rak apotek, meja pasien, dan lainnya, termasuk kendaraan operasional seperti truk, pick up, hingga kendaraan roda tiga," ujar Hamzah Sunusi pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Pemeriksaan tidak dilakukan oleh satu instansi saja. Untuk memastikan proses berjalan optimal, Dinas Koperasi dan UKM Bone membentuk empat tim lapangan yang melibatkan sejumlah unsur teknis.
Keempat tim tersebut terdiri atas tenaga teknis Bina Marga, tenaga teknis bidang aset, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta tim teknis internal Dinas Koperasi dan UKM.
Keterlibatan lintas instansi ini diperlukan karena objek pemeriksaan tidak hanya menyangkut kondisi bangunan. Tim juga harus memastikan berbagai aset dan sarana penunjang tersedia serta sesuai dengan kebutuhan operasional koperasi.
Mulai dari rak, pendingin ruangan, kamera pengawas, jaringan internet, perangkat kasir, hingga perlengkapan pelayanan dan kendaraan operasional menjadi bagian yang diperiksa.
Verval tidak berhenti pada 40 lokasi yang telah diperiksa. Setelah tahap awal rampung, tim akan melanjutkan pemeriksaan ke 24 titik KDKMP lainnya.
Peninjauan susulan tersebut mengacu pada data awal yang diterima instansi terkait. Dari data tersebut, terdapat 64 KDKMP yang secara fisik telah rampung dan siap menjalani proses verifikasi.
"Berdasarkan data awal yang diterima, baru 64 KDKMP yang telah rampung tersebar di 27 Kecamatan," ujarnya.
Dengan pemeriksaan secara menyeluruh, pemerintah daerah berharap seluruh fasilitas KDKMP benar-benar siap sebelum dimanfaatkan masyarakat.
Proses verval juga menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan koperasi tidak berhenti pada kesiapan bangunan semata. Kelengkapan peralatan, aset pendukung, hingga kendaraan operasional harus dipastikan dapat menunjang aktivitas koperasi secara optimal.
Dinas Koperasi dan UKM Bone optimistis sinergi antarinstansi dalam proses pemeriksaan tersebut dapat mempercepat kesiapan seluruh KDKMP. Pada akhirnya, koperasi di tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu menjalankan fungsi pelayanan sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. [DR]