IDNVoice.com - Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, memperkuat tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan membekali pengurus dan pengawas koperasi melalui pelatihan manajemen perkoperasian.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar mampu menjalankan kegiatan usaha dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa dan kelurahan.
Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid mengatakan koperasi harus mampu menjadi wadah usaha bersama sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.
"Kita ingin koperasi tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga aktif dalam kegiatan ekonomi," jelasnya di Nanga Bulik dikutip Senin, 14 September 2026.
Abdul Hamid menekankan pengelolaan secara profesional menjadi salah satu faktor penting agar keberadaan KDKMP dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, Pemkab Lamandau melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) belum lama ini menyelenggarakan pelatihan manajemen bagi para pengurus dan pengawas koperasi.
Berdasarkan data DKUKMPP Lamandau, dari 88 koperasi yang ditargetkan, sebanyak 84 koperasi telah terbentuk. Dari jumlah tersebut, 56 koperasi telah menyelesaikan pembentukan secara keseluruhan.
Kondisi tersebut membuat penguatan kapasitas pengurus menjadi penting karena sebagian besar KDKMP masih berada pada tahap awal pengelolaan.
Melalui pelatihan tersebut, pengurus dan pengawas diharapkan memiliki pengetahuan serta keterampilan yang memadai untuk menjalankan tata kelola koperasi secara baik, profesional, dan sesuai ketentuan.
Pelatihan menghadirkan empat narasumber dari berbagai pihak untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan para pengurus serta pengawas koperasi.
Pemkab Lamandau berharap pembekalan tersebut dapat mendorong KDKMP berkembang menjadi koperasi yang profesional, sehat, dan mandiri.
Dengan tata kelola yang semakin baik, KDKMP diharapkan tidak berhenti sebagai lembaga yang hanya aktif secara administratif, tetapi mampu berkembang sebagai penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Pada akhirnya, keberadaan koperasi diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat Lamandau. [DR]