BGN Optimalkan Layanan MBG di Papua Barat, 16 SPPG Layani 7.177 Penerima Manfaat

Selasa, 07 Juli 2026 19:56 WIB
Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa saat rapat bersama Komite III DPD Republik Indonesia di Manokwari. (IDNVoice/Antara-Fransiskus Salu Weking)
Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa saat rapat bersama Komite III DPD Republik Indonesia di Manokwari. (IDNVoice/Antara-Fransiskus Salu Weking)

IDNVoice.com - Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Papua Barat mencatat sebanyak 7.177 penerima manfaat telah dilayani melalui 16 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang tersebar di enam kabupaten.

Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa mengatakan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut terdiri atas peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

"Jangkauan SPPG 3T sebanyak 7.177 anak didik dan Kelompok 3B," ujar Erika di Manokwari pada Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Kabupaten Manokwari Selatan menjadi daerah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni 1.979 orang yang dilayani oleh empat dapur SPPG. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Fakfak dengan 1.552 penerima manfaat yang dilayani lima dapur SPPG.

Selanjutnya, Kabupaten Manokwari melayani 1.222 penerima melalui dua dapur SPPG, Kabupaten Teluk Wondama sebanyak 1.100 penerima dengan dua dapur SPPG, Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak 1.000 penerima, serta Kabupaten Kaimana sebanyak 324 penerima yang dilayani dua dapur SPPG.

"Kabupaten Kaimana dan Manokwari Selatan menjadi daerah dengan dapur SPPG 3T terbanyak di Papua Barat," kata Erika.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat 24 dapur SPPG 3T di Papua Barat yang telah melalui proses penilaian oleh tim appraisal. Namun, baru 16 dapur yang telah memperoleh nomor virtual akun sebagai syarat pencairan anggaran operasional.

BGN, lanjut Erika, berkomitmen memperluas cakupan layanan Program MBG secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta tata kelola anggaran agar pelaksanaan program berjalan efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Selain layanan di wilayah 3T, Erika menyebut Program MBG di Papua Barat juga telah menjangkau wilayah non-3T dalam skala yang lebih luas.

"Hingga periode Juni 2026 jumlah penerima manfaat Program MBG di Papua Barat yang dilayani oleh SPPG bukan 3T sebanyak 111.954 peserta didik dan Kelompok 3B," ucap Erika.

Dengan perluasan layanan tersebut, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat semakin meningkatkan pemenuhan gizi bagi peserta didik serta kelompok rentan di seluruh wilayah Papua Barat. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid