Pembangunan KNMP di Natuna Capai 96 Persen, Siap Dongkrak Ekonomi Nelayan

Minggu, 05 Juli 2026 09:52 WIB
Bupati Natuna Cen Sui Lan saat berkunjung ke KNMP di Desa Cemaga Utara pada Sabtu, 4 Juli 2026. (IDNVoice/Prokopin Natuna)
Bupati Natuna Cen Sui Lan saat berkunjung ke KNMP di Desa Cemaga Utara pada Sabtu, 4 Juli 2026. (IDNVoice/Prokopin Natuna)

IDNVoice.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cemaga Utara telah mencapai 96 persen. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas perikanan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan dirinya bersama Bupati Brebes dan jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Natuna meninjau langsung pembangunan KNMP di Desa Cemaga Utara.

Dalam peninjauan tersebut, ia mendapat penjelasan bahwa KNMP dikembangkan dengan konsep Hub Aktivitas Perikanan (HAP) yang dirancang untuk mendukung seluruh aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.

Kawasan itu dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari pabrik es, cold storage atau gudang penyimpanan dingin, area kuliner, tempat perbaikan kapal dan alat tangkap, kantin, hingga kantor pengelola.

"Fasilitas yang tersedia merupakan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan," kata Cen pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Ia menjelaskan pembangunan KNMP merupakan program pemerintah pusat yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna. Dari usulan yang diajukan pada 2025, hanya lokasi di Desa Cemaga Utara yang disetujui untuk dibangun pada 2026.

Sementara itu, pada 2026 pemerintah daerah kembali mengajukan pembangunan KNMP di sejumlah lokasi. Hasilnya, sebanyak 17 titik telah memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.

"Untuk KNMP di Desa Cemaga Utara diperkirakan selesai pada akhir Juli karena saat ini hanya menyisakan pekerjaan tahap akhir atau finishing," ujarnya.

Selain memantau pembangunan kawasan nelayan, Cen juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas armada penangkapan ikan di Natuna. Berdasarkan data pemerintah daerah, mayoritas kapal nelayan di wilayah tersebut masih berukuran sekitar dua gross ton (GT) sehingga dinilai belum mampu memaksimalkan potensi sumber daya perikanan yang melimpah.

Karena keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Natuna akan mengusulkan bantuan kapal berkapasitas lebih besar kepada pemerintah pusat agar produktivitas nelayan terus meningkat.

"Ke depan kami akan terus mengupayakan bantuan kapal yang lebih besar agar nelayan Natuna dapat meningkatkan hasil tangkapan dan semakin mampu bersaing," kata Cen.

Dengan hampir rampungnya pembangunan KNMP di Desa Cemaga Utara, pemerintah berharap kawasan tersebut dapat menjadi pusat layanan dan aktivitas perikanan terpadu yang memperkuat daya saing nelayan sekaligus menggerakkan perekonomian pesisir di Kabupaten Natuna. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid