KDKMP Kendal Siap Diluncurkan, 60 Koperasi Didukung Armada Operasional untuk Perkuat Ekonomi Desa

Sabtu, 04 Juli 2026 10:00 WIB
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Klangenan, Pidodo Wetan, Kecamatan Patebon, Kendal, jawa Tengah. (IDNVoice/Google Maps)
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Klangenan, Pidodo Wetan, Kecamatan Patebon, Kendal, jawa Tengah. (IDNVoice/Google Maps)

IDNVoice.com - Sebanyak 60 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kendal siap diluncurkan pada pertengahan Juli 2026. Untuk mendukung kesiapan operasional tersebut, pemerintah mulai menyalurkan berbagai sarana pendukung, termasuk armada angkutan bagi koperasi.

Sebagai bagian dari persiapan peluncuran, sebanyak 30 KDKMP telah menerima mobil pickup operasional. Penyerahan dilakukan oleh Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali bersama Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari di Makodim Kendal pada Kamis, 2 Juli 2026.

Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari dukungan infrastruktur untuk memperkuat operasional KDKMP di lapangan.

"Ada tiga item armada untuk KDMP. Mobil pickup, truk dan kendaraan Viar roda tiga," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh sarana pendukung ditargetkan sudah tersedia sebelum peluncuran resmi pada 15 Juli 2026. Keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah penampungan hasil pertanian, produk UMKM, hingga kebutuhan pokok masyarakat desa.

"Fungsi KDMP ini sebagai infrastruktur pemerintah di desa. Segala potensi wilayah, baik pertanian, perekonomian, UMKM bisa dijual di koperasi dan koperasi sebagai opteker seluruh potensi wilayah yang ada di desa," katanya.

Menurutnya, keberadaan KDKMP juga diharapkan dapat memangkas rantai distribusi sehingga harga kebutuhan pokok bisa lebih terjangkau bagi masyarakat. Salah satunya, harga LPG 3 kilogram ditargetkan dapat dijual setara dengan harga di tingkat agen.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berpesan agar pengurus KDKMP menggunakan fasilitas kendaraan operasional sesuai peruntukannya.

"Jangan sampai mobil ini digunakan di luar operasional, karena sekarang gampang sekali share di medsos," ujarnya.

Ia juga berharap KDKMP di Kabupaten Kendal mampu mengoptimalkan potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga produk UMKM.

"Yang ada komoditas pertanian, perkebunan, perikanan dan produk-produk UMKM," katanya.

Ke depan, KDKMP juga akan bermitra dengan dapur MBG serta berperan dalam pengendalian harga kebutuhan pokok masyarakat di tingkat desa. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid