IDNVoice.com - Kemunculan papan bertuliskan Lokasi Ini Akan Dibangun Koperasi Desa Merah Putih di Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, menjadi perhatian dalam rapat koordinasi yang digelar di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Senin (29 Juni 2026). Aparat mengingatkan pemerintah kalurahan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Salah seorang peserta rapat dari Kalurahan Ngalang, Yanti, mengatakan pembahasan mengenai papan tersebut disampaikan sebagai bagian dari imbauan kewaspadaan kepada pemerintah kalurahan. Menurutnya, rapat tersebut dihadiri oleh unsur Polsek, Koramil, Dinas Pertanian, dan Dinas Koperasi.
"Tadi rapat dengan Polsek, Koramil, Dinas Pertanian, dan Dinas Koperasi. Disampaikan dari pihak Koramil bahwa di Gedangsari ada salah satu kalurahan yang dipasangi papan nama mengatasnamakan Agrinas," ujar Yanti dikutip dari sorot.co pada Selasa, 30 Juni 2026.
Dalam rapat itu, lanjut Yanti, aparat juga mengingatkan agar pemerintah kalurahan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan pembangunan KDMP.
"Dari Koramil dan Polsek diingatkan agar tidak mudah tertipu," katanya.
Saat ditanya apakah sudah ada warga atau pemerintah kalurahan yang menjadi korban kerugian materi, Yanti mengaku hal tersebut tidak disampaikan dalam rapat.
"Korban uang tadi tidak disampaikan," imbuhnya.
Sebelumnya, beredar informasi adanya pihak yang mendatangi sejumlah kalurahan di Kabupaten Gunungkidul dengan mengatasnamakan pembangunan KDKMP. Oknum tersebut diduga meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya pemasangan patok hingga pekerjaan cut and fill.
Hingga berita ini diturunkan, sorot.co masih berupaya mengonfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, PT Agrinas Pangan Nusantara yang namanya tercantum pada papan tersebut, serta aparat kepolisian terkait legalitas pemasangan papan maupun informasi dugaan permintaan uang kepada sejumlah kalurahan.
Catatan Redaksi: Hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa PT Agrinas Pangan Nusantara maupun pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut terlibat dalam dugaan permintaan uang. Informasi ini masih dilakukan verifikasi kepada seluruh pihak terkait. [DR]