Wabup Sidoarjo Pastikan Program MBG Tetap Berjalan, Aspirasi Massa Akan Dilaporkan ke Pemerintah Pusat

Selasa, 30 Juni 2026 14:23 WIB
 Foto udara suasana ribuan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi MBG Sidoarjo Bersatu pada Senin, 29 Juni 2026. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Foto udara suasana ribuan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi MBG Sidoarjo Bersatu pada Senin, 29 Juni 2026. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

IDNVoice.com - Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tetap berjalan dengan aman, lancar, dan menjadi salah satu program prioritas pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah daerah juga berkomitmen terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan program semakin optimal.

Penegasan itu disampaikan Mimik saat menemui ribuan peserta aksi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Makan Bergizi Gratis (MBG) Sidoarjo Bersatu. Massa yang hadir menyatakan dukungan agar program nasional tersebut tetap dilaksanakan dengan baik demi memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Semua aspirasi yang disampaikan akan kami terima serta segera dilaporkan ke pusat," kata Mimik di Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Mimik, seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan pelaksanaan Program MBG. Pemerintah akan terus mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan program agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Ia menjelaskan proses evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti. Langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program MBG sehingga mampu mencapai sasaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Mimik juga menegaskan bahwa hingga saat ini pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Sidoarjo berlangsung dengan baik. Menurutnya, tidak terdapat kejadian yang menimbulkan korban selama program dijalankan.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi MBG Sidoarjo Bersatu Ubaidillah Nurdin mengatakan peserta aksi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, relawan, pemasok, pedagang pasar, hingga pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam penyelenggaraan Program MBG.

Menurut Ubaidillah, berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan program merupakan hal yang wajar dan perlu dibenahi melalui evaluasi. Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan Program MBG yang telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami mendukung program nasional MBG untuk terus dijalankan, serta mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," kata Ubaidillah. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid