Gerindra Solo Kecewa Pemkot Pasang Baliho Ultah Jokowi, Singgung Prabowo

Selasa, 23 Juni 2026 20:09 WIB
Baliho ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-65 Presiden Ke-7 Joko Widodo di Jl Adi Sucipto, Solo. (Solopos/J Howi Widodo)
Baliho ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-65 Presiden Ke-7 Joko Widodo di Jl Adi Sucipto, Solo. (Solopos/J Howi Widodo)

IDNVoice.com - Pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) oleh Pemerintah Kota Solo di sejumlah ruas jalan menuai sorotan dari Partai Gerindra. Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto, mengaku kecewa lantaran perlakuan serupa tidak diberikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Ardianto mengatakan informasi yang diterimanya menyebutkan baliho ucapan selamat ulang tahun untuk Jokowi tidak hanya terpasang di satu lokasi, melainkan tersebar di beberapa titik di Kota Solo.

“Saya dapat laporan dari beberapa rekan-rekan bahwa ada semacam ucapan dari beliaunya ada di beberapa, sekitar 7 titik, tapi semua pakai balihonya milik Pemkot Kota Surakarta,” kata Ardianto saat ditemui di Gedung DPRD Solo pada Senin, 22 Juni 2026.

Berdasarkan penelusuran, salah satu baliho tersebut terpasang di Jalan dr Wahidin, Purwosari, Kecamatan Laweyan. Pada baliho terlihat foto Jokowi mengenakan kemeja putih dengan logo Pemerintah Kota Surakarta dan logo Kota Solo The Spirit of Java.

Tulisan pada baliho tersebut berbunyi: “Pemerintah Kota Surakarta mengucapkan 21 Juni 2026 Selamat Ulang Tahun ke-65 Bp. Ir. H. JOKO WIDODO PRESIDEN KE-7 RI.”

Ardianto mempertanyakan alasan Pemerintah Kota Solo memberikan ucapan resmi kepada Jokowi, namun tidak melakukan hal yang sama kepada Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI.

“Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan Mas Wali kepada Pak Jokowi, tetapi kenapa Pak Prabowo tidak ada. Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra,” ujarnya.

Menurut Ardianto, langkah tersebut menimbulkan tanda tanya, terlebih Wali Kota Solo Respati Ardi diketahui merupakan kader Partai Gerindra.

“Nah, itu kalau analisa saya mungkin Mas Wali anu ya, eh memberikan semacam apa ya, surprise atau apa, saya kurang begitu paham juga. Hm, padahal ya saya juga merasa cukup kecewa juga, selaku Ketua DPC (Gerindra),” katanya.

Meski demikian, Ardianto enggan berspekulasi lebih jauh mengenai kemungkinan adanya motif politik di balik pemasangan baliho tersebut. Ia memilih untuk terlebih dahulu meminta penjelasan langsung kepada Wali Kota Solo.

Selain itu, ia juga menyoroti penggunaan fasilitas maupun anggaran daerah yang kemungkinan digunakan dalam pengadaan baliho tersebut.

“Nanti coba kita tanyakan secara pribadi, antara saya dengan Mas Wali,” kata Ardianto.

Polemik baliho ucapan ulang tahun Jokowi itu pun menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan simbol dan identitas resmi Pemerintah Kota Surakarta serta muncul di tengah dinamika politik nasional pasca pergantian kepemimpinan nasional. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid