Snap Resmi Masuk Persaingan AI Global, Hadirkan Asisten Pintar Specs Intelligence

Kamis, 17 September 2026 21:05 WIB
Aktris asal Korea Selatan, Hoyeon, menggunakan kacamata pintar AR Snap Specs. (IDNVoice/Snap Newsroom)
Aktris asal Korea Selatan, Hoyeon, menggunakan kacamata pintar AR Snap Specs. (IDNVoice/Snap Newsroom)

IDNVoice.com - Perusahaan teknologi Snap resmi ikut meramaikan persaingan pengembangan kecerdasan artifisial (AI) global. Perusahaan yang dikenal melalui Snapchat tersebut memperkenalkan asisten AI pintar bernama Specs Intelligence.

Selama ini, Snap sebenarnya telah menyematkan sejumlah fitur berbasis AI generatif di Snapchat. Namun, teknologi AI belum menjadi fokus utama dalam pengembangan inovasi perusahaan tersebut.

Dilaporkan Engadget, Rabu (16 September 2026) waktu setempat, Specs Intelligence diperkenalkan bersamaan dengan kacamata Augmented Reality (AR) Specs yang telah didesain ulang.

Snap menyiapkan Specs Intelligence sebagai salah satu fitur utama yang nantinya dapat digunakan pada berbagai perangkat keras keluaran perusahaan. Bagi pengguna yang belum memiliki kacamata pintar Snap, perusahaan juga menyiapkan aplikasi khusus untuk desktop dan ponsel pintar.

AI yang Kenali Rutinitas Pengguna

Snap tidak secara khusus menyebut Specs Intelligence sebagai agen atau asisten AI. Namun, kemampuan yang ditawarkan memiliki kemiripan dengan konsep agen AI yang belakangan dikembangkan perusahaan teknologi lain.

"Specs Intelligence membangun pemahaman tentang tujuan, prioritas, hubungan, dan rutinitas pengguna dari aplikasi dan alat yang pengguna pilih untuk dihubungkan," jelas Snap mengenalkan Specs Intelligence dalam sebuah unggahan di blog-nya dikutip pada Kamis, 17 September 2026.

Berbeda dengan Snapchat, Specs Intelligence dirancang dengan fokus yang lebih kuat pada produktivitas. Asisten tersebut dapat terhubung dengan akun eksternal pengguna, termasuk Google, untuk membantu menyajikan informasi yang dianggap penting.

Specs Intelligence juga dapat memberikan notifikasi berdasarkan informasi yang diketahuinya mengenai pengguna.

Misalnya, asisten tersebut dapat mengingatkan pengguna mengenai "pertanyaan yang perlu diajukan, dan hal-hal yang perlu diingat" sebelum menghadiri rapat. AI tersebut juga dapat menampilkan rencana perjalanan ketika pengguna hendak bepergian.

Informasi yang dikumpulkan kemudian dapat diatur berdasarkan konteks kebutuhan pengguna. Misalnya, tugas yang berkaitan dengan keluarga dapat dipisahkan dari berbagai tenggat waktu pekerjaan.

Terintegrasi dengan Kacamata AR

Kemampuan Specs Intelligence semakin terintegrasi apabila pengguna memiliki kacamata AR Specs.

Asisten AI tersebut dapat menampilkan informasi yang relevan secara langsung pada tampilan kacamata. Pengguna juga dapat berinteraksi dengan asisten melalui perintah suara sederhana dengan mengatakan, "Hai Specs."

Kehadiran teknologi tersebut membuat Snap tidak hanya mengembangkan AI sebagai fitur dalam aplikasi, tetapi juga mengarahkannya untuk menjadi bagian dari ekosistem perangkat keras perusahaan.

Snap Soroti Privasi Pengguna

Di tengah kekhawatiran mengenai privasi dan penggunaan data pribadi untuk pengembangan model AI, Snap menyatakan Specs tidak akan melihat ataupun mengakses konten pribadi pengguna untuk dijadikan bahan latihan model AI.

Snap kini menyediakan versi terbatas Specs Intelligence untuk diuji pengguna di Amerika Serikat melalui aplikasi Specs di iOS.

Dalam versi uji coba tersebut, pengguna dapat menghubungkan akun Google dengan Specs untuk melihat "informasi tentang pengguna menghabiskan waktu dan perhatiannya". Namun, versi tersebut belum menyediakan saran proaktif.

Sementara itu, versi "akses awal penuh" akan tersedia secara terbatas melalui sistem undangan dan hanya dapat digunakan melalui aplikasi Specs untuk Mac.

Dengan peluncuran Specs Intelligence, Snap mulai memperluas perannya di tengah persaingan AI global sekaligus mengintegrasikan teknologi tersebut dengan pengembangan kacamata pintar berbasis AR. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid