Singgung Dugaan Korupsi Dana Bencana, Cak Imin: Perjuangan Kita Masih Panjang

Sabtu, 24 Oktober 2026 17:22 WIB
Cak Imin memberikan santunan dan bantuan kepada petugas serta relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. (IDNVoice/DPP PKB)
Cak Imin memberikan santunan dan bantuan kepada petugas serta relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. (IDNVoice/DPP PKB)

IDNVoice.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyoroti dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia menilai praktik korupsi yang masih terjadi menjadi salah satu penghambat perjuangan bangsa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Perjuangan kita masih panjang. Bagaimana enggak panjang, badan yang menanggulangi bencana saja masih korupsi. Artinya masih panjang," ujar Cak Imin saat peresmian DPW PKB di Landasan Ulin Tengah, Kalimantan Selatan pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Cak Imin, yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, mengingatkan seluruh kader PKB agar menjadi pembaharu sekaligus agen terdepan dalam memperjuangkan perbaikan nasib masyarakat. Menurut dia, kader partai harus hadir untuk membantu warga menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

"InsyaAllah kita saling mem-back up, saling bahu-membahu, bergotong-royong, apapun yang dirasakan warga masyarakat adalah yang kita rasakan," tuturnya.

Ia menegaskan, PKB akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengabdi kepada masyarakat dan berkontribusi dalam mengangkat derajat bangsa. Karena itu, seluruh kader diminta tidak setengah-setengah dalam membantu warga yang menghadapi kesulitan.

"Jangan tanggung-tanggung untuk mengambil beban yang didera masyarakat, yang menjadi pemberat kehidupan masyarakat. Kepada seluruh kader-kader PKB mari kita total football untuk mengambil beban," imbuhnya.

Menurut Cak Imin, kesediaan mengambil beban masyarakat sekaligus memberikan jalan keluar merupakan bentuk tertinggi dari tanggung jawab. Ia juga mengaitkan komitmen tersebut dengan ajaran Islam yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi.

"Ini sesuai dengan perintah Islam bahwa kita adalah wakil Allah, khalifatullah fil ardh. Sehingga kita punya tanggung jawab mutlak mengambil beban yang dihadapi oleh rakyat kita," imbuhnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Cak Imin menjanjikan DPP PKB akan terus menyalurkan bantuan sosial. Bantuan tersebut mencakup air bersih, masker, dan berbagai kebutuhan lainnya bagi warga yang terdampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Sekuat tenaga kita akan terus lakukan, jangan pernah berhenti untuk terus membantu dan mengambil beban masyarakat ini," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menyerahkan bantuan dana sebesar Rp5 juta kepada masing-masing dari 10 perwakilan Relawan Barisan Pemadam Kebakaran. PKB juga menyalurkan 28.000 liter air bersih untuk warga Kota Banjarbaru, menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga se-Kalimantan Selatan, serta membagikan 65.000 masker ke seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Selain itu, PKB menyalurkan sebanyak 1.500 paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Berbagai bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya partai untuk meringankan beban warga, terutama mereka yang terdampak kekeringan dan karhutla. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid