PLN Minta Maaf, Gangguan Dua PLTU Sebabkan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Sabtu, 20 Juni 2026 21:18 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. (IDNVoice/PLN)
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. (IDNVoice/PLN)

IDNVoice.com - PT PLN (Persero) mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Pulau Jawa menjadi penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir yang belakangan dikeluhkan masyarakat di sejumlah daerah.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan gangguan tersebut terjadi pada pembangkit milik mitra PLN yang berstatus Independent Power Producer (IPP), sehingga berdampak pada pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa.

"Kami menghadapi tantangan, ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami," ujar Darmawan dikutip dari Antara pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Menurut Darmawan, gangguan teknis tersebut menyebabkan kedua pembangkit keluar dari sistem kelistrikan Jawa sehingga memengaruhi keandalan pasokan listrik dan memaksa dilakukan pengaturan beban di sejumlah wilayah.

Menghadapi kondisi tersebut, PLN bersama mitra pembangkit segera mengerahkan tim teknis untuk mempercepat proses pemulihan.

"Terkait kendala tersebut, PLN bersama mitra pembangkit listriknya mengerahkan tim untuk perbaikan dua PLTU besar tersebut," katanya.

PLN berharap proses perbaikan dapat berlangsung cepat sehingga kedua pembangkit bisa kembali beroperasi normal dan memasok listrik ke jaringan kelistrikan Pulau Jawa.

"Dengan demikian, kami berharap perbaikan dua PLTU tersebut bisa berjalan dengan cepat dan lancar, sehingga kedua pembangkit tersebut bisa segera pulih dan kembali memasok listrik ke sistem kelistrikan di Pulau Jawa," ujar Darmawan.

Atas gangguan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah daerah, Darmawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Sekali lagi, kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa," ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan berbagai pihak yang telah membantu PLN dalam upaya mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.

Pemadaman listrik bergilir sendiri telah terjadi di sejumlah wilayah sejak awal Juni 2026. Di sejumlah kawasan, listrik padam secara mendadak selama dua hingga lima jam dalam sehari. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid