IDNVoice.com - Menjelang perhelatan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat kesiapan masyarakat di sekitar destinasi wisata melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata.
Salah satunya dilakukan melalui pelatihan hospitality bagi warga Desa Wisata Hijau Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
General Manager The Mandalika Pari Wijaya mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam meningkatkan kualitas SDM pariwisata sekaligus mempersiapkan masyarakat sebagai tuan rumah yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
"Kegiatan ini bentuk komitmen kami dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata," kata Pari Wijaya saat membuka kegiatan pelatihan di Desa Wisata Hijau Bilebante pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurutnya, pelatihan dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada pengalaman wisatawan.
"Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada pengalaman wisatawan," katanya.
Materi yang diberikan mencakup sejumlah aspek penting dalam hospitality, mulai dari keramahtamahan, komunikasi yang baik, sadar wisata, hingga pelayanan sepenuh hati kepada wisatawan.
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masing-masing peserta, tetapi juga membangun budaya pelayanan di tengah masyarakat. Dengan budaya hospitality yang kuat, masyarakat diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi pengunjung.
"Melalui pelayanan yang berkualitas, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal," katanya.
Pari menekankan kesiapan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pengembangan destinasi wisata, terlebih ketika Lombok Tengah kembali menjadi perhatian wisatawan melalui ajang MotoGP Indonesia 2026.
Menurutnya, pengembangan destinasi tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur dan atraksi wisata. Peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik sejak kedatangan hingga meninggalkan destinasi.
"Pengembangan destinasi yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya," katanya.
Melalui InJourney Hospitality House, ITDC berupaya membangun budaya hospitality yang lebih kuat di tengah masyarakat. Setiap interaksi antara pelaku pariwisata dan wisatawan diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang positif dan berkesan sehingga wisatawan memiliki alasan untuk kembali berkunjung.
"Pelayanan yang berkualitas akan memperkuat daya saing destinasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperluas manfaat ekonomi penyelenggaraan event berskala internasional seperti MotoGP kepada masyarakat di sekitar kawasan Mandalika.
InJourney Hospitality House Batch I Tahun 2026 diikuti 53 peserta dari Desa Wisata Hijau Bilebante. Peserta berasal dari berbagai latar belakang yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan ekosistem pariwisata.
Mereka antara lain pemandu wisata, pemilik homestay, pengelola destinasi wisata, pelaku UMKM, penjahit, terapis spa, mahasiswa, ibu rumah tangga hingga wiraswasta.
Pari mengatakan keberagaman latar belakang peserta menjadi bagian penting dari program tersebut. Pasalnya, kualitas pelayanan wisata tidak hanya ditentukan oleh mereka yang bekerja secara langsung sebagai pekerja pariwisata, tetapi juga oleh masyarakat yang berinteraksi dengan wisatawan dalam berbagai aktivitas.
"Keragaman peserta ini mencerminkan upaya membangun kualitas pelayanan pada seluruh ekosistem pariwisata desa," katanya.
Dengan pelatihan tersebut, ITDC berharap masyarakat Desa Wisata Hijau Bilebante semakin siap menyambut wisatawan, khususnya saat momentum MotoGP Indonesia 2026. Peningkatan kapasitas masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat citra Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, tetapi juga memastikan masyarakat lokal ikut merasakan manfaat ekonomi dari pertumbuhan sektor pariwisata. [DR]