Inggris Taklukkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Cetak Hat-trick dan The Three Lions Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 09:14 WIB
Bukayo Saka mencetak hat-trick saat Inggris meredam gempuran di babak kedua untuk mengalahkan Prancis 6-4, sekaligus mengamankan tempat ketiga di Piala Dunia FIFA 2026. (IDNVoice/FIFA)
Bukayo Saka mencetak hat-trick saat Inggris meredam gempuran di babak kedua untuk mengalahkan Prancis 6-4, sekaligus mengamankan tempat ketiga di Piala Dunia FIFA 2026. (IDNVoice/FIFA)

IDNVoice.com - Timnas Inggris mengamankan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor dramatis 6-5 dalam pertandingan yang menyajikan dua babak dengan cerita yang sangat berbeda di Stadion Miami.

Pahlawan kemenangan Inggris adalah Bukayo Saka yang mencetak hat-trick, sementara Jude Bellingham memastikan kemenangan The Three Lions lewat gol penutup setelah Prancis hampir menyelesaikan kebangkitan luar biasa yang dipimpin Kylian Mbappe.

Inggris tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Thomas Tuchel terus menekan lini pertahanan Prancis hingga akhirnya Declan Rice membuka keunggulan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.

Saka sempat mencetak gol kedua, namun dianulir karena posisi offside. Tak lama kemudian, Ezri Konsa berhasil menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Momentum sepenuhnya berada di pihak Inggris. Bukayo Saka kemudian mencetak dua gol tambahan dalam waktu singkat sehingga The Three Lions menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.

Saat itu, Prancis tampak berada di ambang kekalahan terburuk mereka sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, Les Bleus pernah menelan kekalahan terbesar saat takluk 2-5 dari Brasil pada Piala Dunia 1958, ketika mereka praktis bermain dengan 10 pemain.

Namun, babak kedua menghadirkan cerita yang berbeda. Prancis bangkit dan mulai memberikan tekanan besar kepada Inggris. Umpan Michael Olise berhasil dimanfaatkan Kylian Mbappe untuk memperkecil ketertinggalan.

Tak lama berselang, Mbappe kembali berperan penting dengan memberikan umpan matang kepada Bradley Barcola, yang sukses mencetak gol kedua Prancis.

Mbappe kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor sehingga selisih gol tinggal satu angka. Bahkan, Prancis nyaris menyamakan kedudukan ketika Michael Olise memperoleh peluang emas hasil rangkaian kerja sama tim yang apik.

Di tengah tekanan hebat tersebut, Inggris mendapatkan hadiah penalti setelah Malo Gusto melanggar Djed Spence di kotak terlarang.

Bukayo Saka yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk melengkapi hat-trick sekaligus memberi napas bagi Inggris.

Prancis belum menyerah. Ousmane Dembele kembali mencetak gol yang membuat selisih skor kembali menjadi satu gol dan membuat pertandingan semakin menegangkan hingga menit-menit akhir.

Saat momentum Prancis sedang memuncak, Jude Bellingham tampil sebagai penentu kemenangan. Gelandang muda Inggris itu melakukan aksi individu melewati beberapa pemain sebelum mencetak gol yang memastikan kemenangan The Three Lions dalam salah satu laga paling dramatis sepanjang sejarah Piala Dunia.

Kemenangan ini menjadi pencapaian terbaik Inggris di putaran final Piala Dunia sejak terakhir kali mengangkat trofi juara di kandang sendiri pada 1966.

Sementara bagi Prancis, hasil tersebut menandai berakhirnya era kepelatihan Didier Deschamps, yang menutup kiprahnya bersama Les Bleus setelah bertahun-tahun membawa tim meraih berbagai prestasi di pentas internasional. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid